INTERNATIONAL JOURNAL OF COMMUNITY SERVICE LEARNING. Volume 4 Nomor 3 2020, pp 239-252 E-ISSN: 2549-6417 P-ISSN: 2579 -7166 DOI: http://dx.doi.org/10.23887/ijcsl.v4i3.21064 History: Received : 28 June 2020 Revised : 15 July 2020 Accepted : 26 July 2020 Published : 01 August 2020 Publisher: Undiksha Press Licensed: This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License 239 Dongeng Putri Pandan Berduri dan Putra Lokan Sebagai Media Pendidikan Karakter Anak Tessa Dwi Leoni 1* , Suhardi 2 , Nur Eka Kusuma Hindrasti 3 123 Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjung Pinang, Indonesia *Corresponding author: tessadwileoni@umrah.ac.id Abstrack Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam dongeng Putri Pandan berduri dan Dongeng Putra Lokan. Jenis penelitian yang peneliti lakukan ini jelas berjeniskan penelitian kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis isi dan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan objektif. Objek penelitian adalah dongeng Putri Pandan Berduri dan dongeng Putra Lokan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumen, yaitu dongeng Putri Pandan Berduri dan dongeng Putra Lokan. Teknik analisis data dilakukan dengan langkah-langkah (1) mendengarkan dan memahami dongeng dengan baik dan (2) menganalisis nilai- nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian yang diperoleh adalah doengeng Putri Pandan Berduri mengandung nilai pendidikan karakter, seperti: 1) nilai religious atau keagamaan; (2) nilai kejujuran; (3) nilai toleransi, (4) disiplin, (5) nilai kerja keras, (6) mandiri, (7) demokratis; (8) komunikatif; (9) cinta damai; dan (10) nilai tanggung jawab. Dongeng Putra Lokan mengandung 17 nilai-nilai pendidikan karakter, yaitu nilai (1) religius, (2) jujur, (3) toleransi, (4) disiplin, (5) kerja keras, (6) kreatif, (7) mandiri, (8) demokratis, (9) rasa ingin tahu, (10) semangat kebangsaan, (11) cinta tanah air, (12) menghargai prestasi, (13) bersahabat / komunikatif, (14) cinta damai, (15) peduli lingkungan, (16) peduli sosial, dan (18) nilai tanggung jawab. Dengan demikian dapat disimpulkan kedua dongeng ini kaya dengan nilai pendidikan karakter dan sangat layak dijadikan bahan bacaan. Keywords: Dongeng, Pendidikan Karakter, Putra Lokan Abstrack Community service activities are conducted to fulfill the mission LP3M UMRAH, which is implementing community service Program through appropriate research results to improve the welfare and quality of life of society. The purpose of this community service is to disseminate the research results of the values of character education contained in the fairy tale of the spiked Princess Pandan and the fairy tale of the son of Lokan. The results of this research are certainly very useful in overcoming the various crisis of character that is happening among the people today. The data of the results of this study were collected using document engineering. While data analysis is done with the following steps: (1) listen to and understand both types of fairy tales well and (2) analyze the data based on 18 grades of character education, namely: religious value, honesty, tolerance, discipline, hard work, creative, independent, democratic, curiosity, national spirit, love the homeland, appreciating accomplishment, communicative, peaceful love, social care, and value of responsibility. Implementation of these values are certainly expected to improve the quality of life of the community, especially the quality of children's character is better as expected. Keywords: Fairy Tale, Character Education of Putra Lokan. Introduction Karakter adalah nilai yang dimiliki oleh seseorang yang melekat pada diri yang digunakan sebagai landasan berpikir dan bertindak, nilai-nilai ini berupa watak, tabiat, akhlak, atau kepribadian. Karakter merupakan cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas individu untuk hidup dan bekerja sama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara (Abdullah et al., 2015; Cahyono et al., 2018; Pamuji, 2018). Karakter yang baik tentu merupakan hal yang wajib dimiliki oleh seluruh manusia termasuk