PERANCANGAN KAMPANYE SANITASI PANGAN ATASI KERACUNAN MAKANAN AKIBAT MASAKAN RUMAH TANGGA FOOD SANITATION CAMPAIGN DESIGN TO OVERCOME FOOD POISONING DUE TO HOUSEHOLD CUISINE Rahmi Amelia 1 , Ilhamsyah 2 , M. Hidayatulloh 3 . Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Industri Kreatif, Universitas Telkom rahmiamelia95@gmail.com Abstrak Angka Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan dari masakan rumah tangga di Indonesia masih terbilang cukup tinggi. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran Ibu Rumah Tangga terhadap penggunaan alat dapur yang baik dan benar terhadap bahan makanan matang dan mentah menyebabkan adanya kontaminasi silang yang menjadi pemicu keracunan makanan. Kasus ini dapat dicegah dengan diadakannya Kampanye Lima Kunci Keamanan Pangan. Menggunakan metode kualitatif ditemukannya bagaimana cara yang tepat dalam memberikan informasi mengatasi keracunan makanan dari masakan rumah tangga serta mengingatkan bahaya kontaminasi silang. Perancangan kampanye ini bertujuan untuk memberikan sebuah sentuhan baru dalam kampanye kesehatan sehingga kasus keracunan pangan dapat ditanggulangi dengan cara yang kreatif. Hasil dari penulisan ini adalah, kampanye sosial yang dilakukan menggunakan model kampanye terintegrasi, memanfaatkan berbagai medium dari konvensional, non-konvensional hingga digital channel, dengan media utama berupa event. Diharapkan model kampanye ini dapat membantu sebagai gambaran bagi para desainer komunikasi visual dalam menyelesaikan permasalahan sejenis. Kata Kunci : Kampanye sosial, Advertising, Keracunan Makanan, Kontaminasi Silang, Sanitasi Pangan. Abstract The Extraordinary Incidence Rate of food poisoning from household food in Indonesia is still quite high. Lack of knowledge and awareness of Housewife against the use of good and proper kitchen utensils against raw and raw foodstuffs causes cross contamination that triggers food poisoning. This case can be prevented by the holding of the Five Key Campaign of Food Safety. Using qualitative methods to find out how the right way in providing information to overcome food poisoning from household dishes and warn of the dangers of cross contamination. The design of this campaign aims to provide a new touch in health campaign so that cases of food poisoning can be overcome in a creative way. The result of this research is, social campaign conducted using integrated campaign model, utilizing various medium from conventional, non-conventional to digital channel, with main media in the form of event. It is hoped that this campaign model can help as an illustration for visual communication designers in solving similar problems. Keywords : Social campaigns, Advertising, Food Poisoning, Cross Contamination, Food Sanitation. 1.Pendahuluan Makanan atau pangan merupakan sebuah kebutuhan bagi manusia dalam melangsungkan aktivitas setiap hari. Setiap makanan siap selalu mengalami proses penyediaan sampai penyajian. Apabila tidak dilaksanakan pengawasan pangan secara baik dan benar, semua tahapan tersebut memiliki risiko penyebab terjadinya keracunan pangan (Agus Handoyo, 2014). Pangan yang tercemar oleh mikroba merupakan salah satu masalah utama keamanan pangan yang sering dijumpai. Berdasarkan data Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan Badan POM RI dari tahun 2001-2009 menunjukkan bahwa, jenis pangan penyebab keracunan terbanyak adalah masakan rumah tangga dengan rata-rata persentase sebesar 38,69% (Yustina Muliani, 2010). (World Health Organization (WHO) telah mengembangkan pesan keamanan pangan yang bertajuk ”Lima Kunci untuk Keamanan Pangan” (Yustina Muliani, 2010). Namun, kegiatan kampanye tersebut ISSN : 2355-9349 e-Proceeding of Art & Design : Vol.4, No.2 Agustus 2017 | Page 144 brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Open Library