Jurnal Teknik Industri, Vol.1, No.2, Juni 2013, pp.157-161 ISSN 2302-495X 157 Pemilihan Pemasok Bahan Baku Produksi Menggunakan Metode Data Envelopment Analysis Harry Darmawan 1 , Hadi Setiawan 2 , Sirajuddin 3 1,2, 3 JurusanTeknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa harrydarmawan15@gmail.com 1 , hadi_s@ft-untirta.ac.id 2 , sirajuddin@ft-untirta.ac.id 3 ABSTRAK Pemilihan pemasok, yakni dengan cara mengukur performansi pemasok adalah hal yang dapat dilakukan perusahaan dalam mengevaluasi pemasok. Ketergantungan yang semakin kuat kepada pemasok meningkatkan keingan perusahaan untuk dapat mengelola pemasoknya secara efektif. Permasalahan yang dialami perusahaan dalam pengadaan bahan baku di PT XYZ yaitu keterlambatan dalam pengiriman bahan baku sehingga proses produksi dapat terhambat, selain itu mutu dari bahan bahan baku yang dikirimkan pemasok tidak sesuai dengan standar perusahaan dan kondisi bahan baku dalam proses transportasi dan jika didapati ada bahan baku yang cacat/reject tentu akan dilakukan evaluasi terhadap pemasok. Perhitungan performansi pemasok menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA), mampu mengevaluasi tingkat efisiensi relatif sebuah Decision Making Unit (DMU), yang bersifat non-parametrik dan multifaktor baik output maupun input. Penelitian ini dilakukan pada PT XYZ yang dalam proses produksi menggunakan bahan baku berupa plate. Bahan baku plate dipasok menggunakan jasa 4 perusahaan pemasok Atribut performansi yang akan digunakan didapatkan dari kriteria-kriteria yang digunakan PT XYZ dalam melakukan pemilihan pemasok, yang disusun menjadi 5 atribut yaitu harga, kualitas, delivery performance, garansi dan order fullfilment. Nilai dari kriteria output didapatkan melalui pembobotan yang dihitung dengan menggunakan metode Analitic Hierarchy Process (AHP), dimana nilai bobot prioritas akan dikali dengan nilai kusioner performansi yang diadapatkan dari hasil kuisioner yang diberikan pada pihak pengambil keputusan dalam pemilihan pemasok PT XYZ. Dari hasil perhitungan didapatkan bahwa pemasok di PT XYZ yang memiliki nilai efisiensi relatif 100% adalah pemasok A dan pemasok B, kedua supplier ini adalah supplier yang efisien. Berdasarkan target perusahaan maka untuk mencapai target perusahaan maka pemasok A harus meningkatkan kualitas sebesar 7%, delivery performance sebesar 0,7% dan order fullfilment sebesar 1,5%. Kata kunci : kriteria pemasok, DMU, input, output, DEA PENDAHULUAN Perusahaan manufaktur dihadapkan dalam beragam pilihan dalam meaksanakan proses produksi. Dalam pelaksanaanya, pengambilan keputusan sangat mempengaruhi kinerja dan performa perusahaan, oleh karena itu dalam pengambilan keputusan perusahaan memiliki kriteria dan syarat yang harus dipenuhi. Hal yang tersulit dalam pengambilan keputusan adalah untuk menyatukan banyak kriteria yang ada, dan bagaimana menyatukan pendapat para manager dan karyawan dengan keadaan sebenarnya di perusahaan. Pada penelitian kali ini akan memberikan usulan dalam pengambilan keputusan pemilihan pemasok, dimana pemasok adalah perusahan dan individu yang menyediakan sumber daya yang dibutuhkan oleh perusahan dan pesaing untuk memperoduksi barang dan jasa tertentu. Ketika perusahaan sudah menjatuhkan pilihanya pada salah satu pemasok, maka perusahaan akan menciptakan sebuah ketergantungan tehadap pemasok tersebut. Evaluasi dan perbaikan tehadap pemasok terpilih akan mengoptimalkan kerjasama diantar perusahaan dan pemasok. Fokus penelitian berada pada pemilihan pemasok bahan baku pada bagian manufaktur di dalam PT XYZ. Dalam proses pengadaan dan penyediaan bahan baku, pemasok harus mampu memenuhi ketersediaan bahan baku dalam jumlah yang sesuai dan dalam mutu yang terjamin berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan. Oleh karena itu pemilihan pemasok merupakan kegiatan strategis, dimana pemasok tersebut akan memasok item yang kritis atau yang akan digunakan dalam jangka panjang dan memasok bahan baku untuk menjamin kelancaran proses manufaktur yang terjadi di perusahaan. Bahan baku yang diolah dalam proses manufaktur PT XYZ diperoleh dari pembelian kepada 4 perusahaan pemasok. Dalam penelitian kali ini akan ditentukan pemasok terbaik yang akan diusulkan kepada PT XYZ. Ada banyak kriteria yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan pemasok. Proses pemilihan bisa menjadi sangat kompleks karena suatu pemasok mungkin memiliki sejumlah kemampuan dalam semua kriteria atau kemampuan yang begitu baik hanya pada beberapa kriteria, oleh karena itu harus ada bobot prioritas yang membedakan antara masing-masing kriteria. Bobot ini berguna untuk menentukan kriteria