PoliGrid Vol. 02 No. 02, Desember 2021 ISSN 2723–4428 eISSN 2723-4436 Submitted: 09/05/2021; Revised: 19/08/20x21; Accepted: 10/06/2021; Online first: 04/08/2021 http://dx.doi.org/10.46964/poligrid.v2i2.704 35 Pemrograman Sistem Arduino Nano dan Arduino Mega Menggunakan Ladder Logic Firza Wardhana 1 , Sunu Pradana 2 , dan Khairuddin Karim 3 1,2,3 Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Samarinda sunupradana@polnes.ac.id Abstrak- Programmable logic controller (PLC) merupakan salah satu alat kendali yang dirancang untuk mengendalikan dan mengatur jalannya suatu proses industri secara otomatis. Salah satu bahasa yang umum dipakai untuk memrogram PLC adalah ladder logic. Untuk dapat melakukan pemrograman dengan baik, diperlukan waktu yang cukup untuk mempelajari dengan cara mencoba langsung di sistem alat. Tetapi harga perangkat PLC industrial cukup mahal, sehingga menyulitkan mahasiswa untuk dapat dengan leluasa mempelajarinya. Dengan demikian diperlukan suatu cara agar mahasiswa dapat berlatih secara intensif tanpa terkendala faktor biaya yang mahal. Salah satu upaya adalah dengan mencoba memanfaatkan sistem Arduino Nano dan Arduino Mega yang dapat diprogram dengan ladder logic melalui perangkat lunak Outseal Studio dan LDmicro. Dalam makalah ini disampaikan bagaimana sistem Arduino yang lebih murah dapat dimanfaatkan untuk mempelajari ladder logic. Pengujian dilakukan dengan simulasi dasar sistem praktikum airblast, milling, pompa air dan ATS, dengan hasil sistem bekerja sesuai dengan deskripsi dan program yang diterapkan. Alat yang dihasilkan ini dapat menjadi alternatif untuk pembelajaran mahasiswa. Kata kunci: Arduino, ladder logic, PLC, simulasi I. PENDAHULUAN Pada awalnya penggunaan sistem kontrol menggunakan sistem kendali konvensional, yaitu dengan sistem sambungan menggunakan beberapa komponen seperti timer, relay, counter dan kontaktor. Pada generasi selanjutnya, sistem kontrol industri sudah menggunakan mikroprosesor dengan bahasa pemrograman assembler. Programmable logic controller (PLC) pertama kali digunakan pada tahun 1968-an yaitu saat tuntunan otomatisasi industri semakin besar. Perusahaan yang pertama kali merealisasikannya rancangan PLC adalah General Motors (GM), meskipun hanya hanya berupa sekuensial kontrol, tidak seperti PLC yang dikenal sekarang yang mampu untuk menangani pengendalian-pengendalian yang lebih kompleks [1]. PLC merupakan salah satu alat kendali yang dirancang untuk mengendalikan dan mengatur jalannya suatu proses secara otomatis. Hingga saat ini PLC masih banyak dipergunakan sebagai pengendali proses industri-industri di dunia untuk mencapai efisiensi. Salah satu bahasa yang dipergunakan untuk pemrograman PLC adalah ladder logic. Untuk mempelajari ladder logic ini diperlukan waktu yang cukup untuk memahaminya. Di Politeknik Negeri Samarinda khususnya jurusan Teknik Elektro telah diperkenalkan dasar bahasa pemrograman ladder logic kepada mahasiswa. Tetapi untuk mempelajarinya lebih lanjut diperlukan lebih banyak latihan praktik. Saat ini PLC buatan pabrik seperti dari Omron, Siemens, Schneider, Alled Braddley, Mitsubishi, dan lain-lain yang digunakan sebagai alat kendali di industri maupun sebagai pembelajaran tentu harganya relatif mahal. Dari berbagai sumber dari toko-toko online harga sebuah PLC berkisar sekitar 1 juta sampai dengan 5 juta. Mahalnya alat ini menyebabkan mahasiswa harus berpikir ulang untuk membelinya. Sistem kerja untuk membuat PLC ini sebenarnya tidak memerlukan perangkat yang mahal, karena semua komponen yang diperlukan mudah didapatkan di toko-toko elektronik. Berdasarkan permasalahan tersebut penulis bertujuan untuk membuat sebuah alat praktikum untuk mengembangkan salah satu media pembelajaran alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Arduino adalah sistem pengendali elektronik yang berharga relatif murah, banyak tersedia, dan sudah banyak dipakai. Dengan perkembangan baru Arduino dapat diprogram dengan menggunakan ladder logic, misalnya dengan menggunakan aplikasi Outseal Studio atau LDmicro. Maka dari itu Arduino dapat dipergunakan untuk lebih memahami ladder logic dengan lebih baik. Dengan menggunakan Arduino dapat mengurangi biaya pembelian PLC sehingga lebih hemat, dan juga mahasiswa dapat melakukan lebih banyak praktik langsung di rumah. Dengan adanya alat praktikum ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan minat belajar dan memudahkan mahasiswa dalam memahami konsep dari pembelajaran PLC. II. TINJAUAN PUSTAKA A. Programmable Logic Controller (PLC) Programmable logic controller adalah sistem elektronik yang beroperasi secara digital dan didesain untuk pemakaian di lingkungan industri, di mana sistem ini menggunakan memori yang dapat diprogram untuk penyimpanan secara internal instruksi-instruksi yang mengimplementasikan fungsi-fungsi spesifik seperti logika, urutan, perwaktuan, pencacahan dan operasi aritmatik untuk mengontrol mesin atau proses melalui modul-modul I/O digital maupun analog [2]. Gambar 1 merupakan diagram blok dari PLC. Gambar 1. PLC blok diagram [3]