TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi & Informatika is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License. Rancang Bangun Tungku Reheating Portable Untuk Proses Forging Pada Laboratorium Teknologi Material Design of Portable Reheating Furnace for Forging Process in Material Technology Laboratory Feriadi Sidik 1 , Armila 2* , Rudi Kurniawan Arief 3 1,2*,3 Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat 1,2*,3 Jl. By Pass Aur Kuning No. 1 Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia 26181 *Koresponden Email: kimmylala74@gmail.com Artikel dikirim: 9/9/2021 Artikel direvisi: 23/11/2021 Artikel diterima: 09/12/2021 ABSTRAK Tungku Reheating adalah tungku yang dipakai sebagai pemanas logam dalam proses forging, dalam pembuatan tungku Reheating bertujuan untuk merancang tungku Reheating dari awal dan mengerjakan tungku Reheating ini hingga selesai dan dapat dipergunakan dengan normal. Pembuatan tungku Reheating ini untuk memproduksi alat perkakas dengan menggunakan logam non ferro dan baja dengan karbon rendah dengan target temperatur 300 °C. Pembuatan tungku Reheating ini adalah tungku yang tahan terhadap api Pengujian dilakukan sebanyak tiga kali dengan kecepatan kompresor yang berbeda yaitu 706 Rpm, 1222 Rpm dan 1407 Rpm, dengan kecepatan tersebut maka waktu yang dihasilkan untuk mencapai 300 °C pada kecepatan 706 Rpm adalah 276 detik sedangkan pada kecepatan 1222 Rpm adalah 202 detik dan kecepatan 1407 Rpm adalah 156 detik jadi ketika kecepatan semakin tinggi maka waktu yang dibutuhkan dalam mencapai temperatur 300 °C semakin sedikit. Kata Kunci: Tungku pemanasan, Bata tahan api, Semen mortar, Semen castable, forging ABSTRACT Reheating furnace is a furnace that is used as a metal heater in the forging process, in the manufacture of a Reheating furnace the aim is to design a Reheating furnace from scratch and work on this Reheating furnace to completion and can be used normally. The manufacture of this reheating furnace is to produce tools using non- ferrous metals and low carbon steel with a target temperature of 300 °C. The manufacture of this Reheating furnace is a fire-resistant furnace using materials such as refractory bricks, cement mortar and castable cement. The test is carried out by setting the initial temperature to 104°C and the final temperature to 300°C. The test was carried out three times with different compressor speeds, namely 706 Rpm, 1222 Rpm and 1407 Rpm, with that speed, the resulting time to reach 300 °C at a speed of 706 Rpm is 276 seconds while at a speed of 1222 Rpm is 202 seconds and a speed of 1407 Rp. Rpm is 156 seconds so as the speed gets higher the time it takes to reach a temperature of 300 °C is getting less and less. Keywords: Heating furnace, Refractory brick, Cement mortar, Castable cement, Forging. 1. PENDAHULUAN Dalam ilmu dan teknologi material, istilah perlakuan panas sudah dikenal luas. Proses perlakuan panas didefinisikan sebagai proses pemanasan dan pendinginan suatu bahan untuk memperoleh ISSN 2087-3336 (Print) | 2721-4729 (Online) TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Volume 9, Nomor 1, Januari 2022, hlm 20-28 http://jurnal.sttmcileungsi.ac.id/index.php/tekno DOI: 10.37373