Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia 2017 STMIK AMIKOM Yogyakarta, 4 Februari 2017 ISSN : 2302-3805 1.2-97 SYSTEM ANTRIAN PELAYANAN PASIEN PADA KLINIK AL FAUZAN DENGAN JAVA NETBEAN DAN DATABASE MYSQL Bay Haqi 1) , Jonser Sinaga 2) 1), 2) Teknik Informatika Universitas Indraprasta PGRI Jakarta Jl Raya Tengah No. 80 Keluarahan Gedong, Pasar Rebo Jakarta Timur Email : bayhaqiunindra@gmail.com 1) , jonser@gmail.comd 2) Abstrak Klinik adalah suatu fasilitas kesehatan publik kecil yang didirikan untuk memberikan perawatan kepada pasien luar. Biasanya klinik hanya mengobati penyakit-penyakit ringan seperti demam dan sebagainya, sedangkan kasus-kasus yang lebih parah diajukan ke rumah sakit. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien, sudah saatnya sebuah klinik dilengkapi dengan aplikasi komputer untuk menangani pasien yang seringkali harus antri panjang untuk mendapatkan pelayanan medis. Aplikasi antrian berbasis desktop dapat membantu pasien untuk mendaftar secara cepat dan efektif. Pada klinik menerapkan aturan antrian First Come First Served (FCFS) yaitu pasien yang mendaftar terlebih dahulu yang akan mendapatkan pelayanan. Aplikasi antrian juga dapat membantu petugas klinik untuk mengelolah data-data pasien tanpa harus di repotkan memanggil pasien satu persatu. Petugas klinik tinggal menekan tombol pada aplikasi antrian untuk memajukan nomor antrian berikutnya jika pasien sudah selesai dilayani. Kata kunci: Klinik, pasien, antrian, FCFS 1. Pendahuluan 1.1. Latar Belakang Antrian timbul karena jumlah fasilitas pelayanan jasa lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah orang yang memerlukan pelayanan bersangkutan (Susetyo, 2009). Dalam model-model antrian, kedatangan pelanggan dan waktu pelayanan dalam bentuk sebaran peluang, yang umumnya disebut sebagai sebaran kedatangan dan sebaran waktu pelayanan. Selain kedua faktor tersebut ada faktor lain yang juga cukup penting dalam pengembangan model- model antrian, seperti : rancangan sarana pelayanan, peraturan pelayanan dan prioritas pelayanan, ukuran antrian, dan perilaku manusia menjadi hal yang tidak tidak terlepas dari masalah antrian ini. Dunia kesehatan juga tak luput dari kegiatan mengantri misalnya antrian pelayanan di klinik dokter atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Penelitian ini ditujukan untuk menentukan sistim antrian pada salah satu klinik yaitu klinik Al Fauzan di Jakarta. Pengambilan data dilakukan selama 12 hari masing-masing selama 2 jam pengamatan pada periode sibuk dengan model antrian tunggal banyak tahapan pelayanan. 1.2. Rumusan Masalah Untuk mempermudah proses pelayanan pasien pada sebuah Klinik Al Fauzan maka dirumuskan masalah sebagai berikut : Bagaimana membangun aplikasi komputer yang menangani sistem antrian pasien pada sebuah Klinik. 1.3. Tujuan dan Manfaat Adapun tujuan pembuatan sistem antrian pasien pada Klinik Al Fauzan adalah untuk mempermudah pelayanan kepada pasien,mempercepat pelayanan pada pasien dan mempermudah kerja Ass. Dokter atau perawat di Klinik. 1.4. Metode Penelitian Pembangunan aplikasi antrian ini menggunakan model sekuensial linier. Sekuensial linier adalah sebuah pendekatan pengembangan perangkat lunak yang sistematik dan sekuensial. [3]. Model sekuensial linier melingkupi aktivitas seperti ditunjukkan pada Gambar 8: Gambar 1. Model Sequential Linier System atau Information Enginnering merupakan bagian dari sistem yang terbesar dalam pengerjaan suatu aplikasi. Menetapkan berbagai kebutuhan semua elemen yang diperlukan sistem dan mengalokasikannya ke dalam pembuatan perangkat lunak. Analisis merupakan tahap menganalisa hal-hal yang diperlukan dalam pelaksanaan pembuatan aplikasi perangkat lunak.