VOL. 15 | No. 01 | Juni 2020
ISSN: Print 1693-6124 – Online 2614-1116
Undiksha| DOI: 10.23887/prasi.v15i01.24858 |https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/PRASI
34 | PRASI: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya |Juni 2020
ANALISIS SEMIOTIKA SENAPUR (DAPUR)
SEBAGAI PUSAT KEBUDAYAAN
Aka Kurnia SF
1
, Deddy Suprapto², Sutarjon³
Fakultas Ilmu Komunikasi
Universitas Teknologi Sumbawa, Sumbawa, Indonesia
e-mail: aka.kurnia@uts.ac.id
This is an open-access article under the CC BY-SA license.
Copyright © 2020 by Author. Published by Universitas Pendidikan Ganesha.
Received : May, 2020 Accepted : June, 2020 Published : June, 2020
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana senapur (dapur) sebagai pusat
kebudayaan. Objek penelitian ini adalah ruang senapur di Rumah tradisional masyarakat Desa
Tepal, Kecamatan Batu Lanteh, Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan analisis semiotika Roland Barthes yang menekankan pada denotasi, konotasi
dan mitos. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ruang senapur sebagai pusat aktivitas
masyarakat tidak hanya memiliki fungsi teknis untuk memasak makanan tetapi juga mempunyai
fungsi sosial, budaya dan ritual. Senapur juga menjadi bukti betapa masyarakat Tepal memiliki
pemahaman dan kecerdasan sosial yang tinggi.
Kata-kata kunci: Dapur, kebudayaan, semiotika, Tepal, Sumbawa
ABSTRACT
This study aims to see how senapur (kitchen) as a cultural center. The object of this
research is the senapur room in the traditional house of the Tepal Village community, Batu Lanteh
District, Sumbawa Regency. This study uses a qualitative approach with Roland Barthes's
semiotic analysis which emphasizes denotation, connotation and myth. The results of this study
indicate that senapur space as a center of community activity not only has a technical function
for cooking food but also has sosial, cultural and ritual functions. Senapur is also evidence of
how the Tepal people have high understanding and sosial intelligence.
Keywords: Dapur, culture, semiotic, Tepal, Sumbawa
PENDAHULUAN
Indonesia adalah negara yang kaya akan kebudayaan. Setiap daerah atau wilayah
di Indonesia memiliki kebudayaan masing-masing yang berbeda dengan daerah lainnya.
Salah satunya adalah rumah tradisional. Hampir setiap daerah memiliki rumah
tradisionalnya sendiri, seperti Rumah Gadang di Sumatra Barat, Rumah Joglo di Jawa,
Rumah Panggung di Sulawesi, Rumah Honai di Papua dan lain-lain. Demikian pula
halnya dengan Sumbawa, juga memiliki rumah tradisional yang berbentuk rumah
panggung.