181
©2019 Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UNDIP
JURNAL ILMU LINGKUNGAN
Volume 17 Issue 1(2019) : 181-188 ISSN 1829-8907
Komposisi Jenis, Struktur Komunitas, dan Keanekaragaman
Mangrove Asosiasi Langge Kabupaten Gorontalo Utara-Provinsi
Gorontalo
Sukirman Rahim dan Dewi Wahyuni K.Baderan
1
Kependudukan dan Lingkungan Hidup, Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo,; e-mail:
sumirmanrahim@gmail.com; dewi.baderan@ung.ac.id
ABSTRAK
Hutan mangrove Langge yang terdapat di Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara memiliki keunikan dari pola
zonasi dan keanekaragaman jenis. Hal ini yang menjadikan hutan mangrove di kawasan tersebut sebagai objek wisata
tracking mangrove yang dikenal dengan nama “mangrove in love. Hutan mangrove memiliki berbagai fungsi ekologis yang
sangat kompleks yakni sebagai daerah pemijahan (spawing ground), tempat asuhan (nursery ground), dan tempat mencari
makan (feeding ground) biota laut yang beraneka jenis dan memiliki fungsi ekonomis diantaranya buah mangrove dapat
diolah menjadi berbagai produk kue dan sumber pangan alternatif pengganti beras. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) untuk
menganalisis komposisi jenis mangrove asosiasi; 2) untuk mengkaji struktur komunitas dari hutan mangrove Langge; dan 3)
nilai Indeks Keanekaragaman. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode jalur berpetak
(kombinasi plot dan transek). Jumlah spesies yang ditemukan akan dilihat untuk menjadi dasar penentuan komposisi jenis.
Untuk pengkuran struktur komunitas mangrove dengan melakukan perhitungan terhadap Kerapatan Relatif (KR) dan
Frekuensi Relatif (FR). Selanjutnya data yang didapatkan ditabulasikan untuk memperoleh nilai Indeks Nilai Penting (INP).
Perhitungan keanekaragaman jenis menggunakan rumus (Sannon-wienner). Hasil penelitian menemukan 12 spesies
tumbuhan mangrove asosiasi yakni Acanthus spinosus, Chromolaena odorata, Crassocephalum sp, Calotropis gigantean,
Ipomea pes-caprae, Ricinus communis Excoecaria agallocha, Scaevola taccada, Spinifex littoreus, Terminalia catappa, Derris
trifoliate dan Nypa fruticans. Mangrove asosiasi yang ditemukan tersebut termasuk dalam divisi yakni Magnoliophyta, dua
kelas yakni magnoliopsida dan Liliopsida, sepuluh ordo yakni Scrophulariales, Asterales, Gentianales, Solanales,
Euphorbiales, Asterales, Poales, Myrales, Fabales dan Arecales. Termasuk dalam sepuluh famili yakni Acanthaceae,
Asteraceae, Apocynaceae, Convolvulaceae, Euphorbiaceae, Goodeniaceae, Poaceae, Combretaceae, Fabaceae dan Arecaceae.
Struktur komunitas menunjukkan Chromolaena odorata memiliki nilai INP sebesar 33,2%, Kerapatan Relatif sebesar
24,91%, dan Frekuensi Relatif sebesar 8,33%. Spesies dengan nilai INP terendah dimiliki oleh Nypa fruticans yaitu sebesar
9,14%, Kerapatan Relatif sebesar 0,81%, dan Frekuensi Relatif sebesar 8,33%. Nilai Indeks Keanekaragaman (H’) mangrove
asosiasi sebesar 2,175 dan termasuk dalam kriteria tingkat keanekaragaman sedang. Data yang diperoleh ini dapat
digunakan dalam pengelolaan hutan mangrove di Gorontalo Utara serta dapat menjadi database dalam usaha konservasi
mangrove guna mengurangi efek pemanasan global.
Kata kunci: Komposisi, INP, Keanekaragaman, Mangrove Asosiasi
ABSTRACT
Langge mangrove forest located in the District of North Gorontalo District Orchid has a uniqueness of zoning patterns and
keanekragaman types. This is what makes the mangrove forests in the region as a tourist attraction tracking mangrove
known as the "mangrove in love. Mangrove forests have a variety of ecological functions is very complex which is a spawning
area (spawing ground), point of care (nursery grounds), and foraging (feeding ground) various types of marine life and has
the economic function of which pieces of mangrove can be processed into various products cake and alternative food sources
instead of rice. This study aims to: 1) to determine the association of mangrove species composition; 2) to determine the
community structure of mangrove forests Langge; and 3) the value of diversity index. The method used in this study is a
terraced path method (combination of plots and transects). The composition of the types of views based on the number of
species found. For sizing mangrove community structure by calculating the Relative Density (KR) and Relative Frequency
(FR). Then the data obtained are tabulated to get the value of Importance Value Index (IVI). Calculation of species diversity
using the formula (Sannon-wienner). The study found an association of twelve species of mangrove plants and the relative
dominance (DR), then the data obtained are tabulated to get the value of Importance Value Index (IVI). Calculation of species
diversity using the formula (Sannon-wienner). The study found an association of eight species of mangrove plants and the
relative dominance (DR), then the data obtained are tabulated to get the value of Importance Value Index (IVI). Calculation of
species diversity using the formula (Sannon-wienner). The study found an association of twelve species of mangrove
plantsnamely Acanthus spinosus, Chromolaena odorata, Crassocephalum sp, Calotropis gigantean, Ipomea pes-caprae, Ricinus
communis Excoecaria agallocha, Scaevola taccada, Spinifex littoreus, Terminalia catappa, Derris trifoliate dan Nypa fruticans.
The mangrove associations found included in the divisions namely Magnoliophyta, two classes namely magnoliopsida and