JKM : Jurnal Kesehatan Mahardika Vol. 08, No. 2, September 2021 ISSN: 2355-0724, DOI: 10.54867/jkm.v8i2.78 Nadia Aimatun Nisa et al., Hubungan Manajemen Pelaksanaan Pemantauan Pertumbuhan Terhadap... 60 HUBUNGAN MANAJEMEN PELAKSANAAN PEMANTAUAN PERTUMBUHAN TERHADAP PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KEGIATAN POSYANDU DI DUSUN 03 DESA MANISLOR Nadia Aimatun Nisa 1 , Popy Viranti 2 , Donasyhafira Bella Sayekti 3 , Indra Surya Permana 4 , 1 STIKes Mahardika Cirebon, Cirebon, Indonesia aimatunnadia@gmail.com 2 STIKes Mahardika Cirebon, Cirebon, Indonesia popyviranti@gmail.com 4 Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon, Cirebon, Indonesia indra@unucirebon.ac.id ARTICLE INFORMATION ABSTRACT Received: August, 20, 2021 Revised: August, 30, 2021 Available online: September, 12, 2021 Posyandu is a form of Community-Based Health Efforts (UKBM) which is managed and organized from, by, for and with the community in carrying out community health development, community empowerment and providing convenience for the community in obtaining basic health services to accelerate the reduction of maternal and infant mortality. (Ministry of Health, 2011). In general, this study aims to determine the relationship between management and implementation of growth and development monitoring on the achievement of the presence of mothers and children under five at the Posyandu Dusun 03 Manislor Village, Jalaksana District. The method used in collecting data in this research is a qualitative method. Posyandu Dusun 03 Manislor Village, community participation in participating in posyandu activities is quite good, because the number of visits every month reaches 70.5% - 88.2% although it often goes up and down, but the number of visits by mothers and toddlers to posyandu has never been <50%. Growth monitoring management in terms of the management system as described includes elements (Input, Process, Output) and includes 6M elements (Man, Money, Material, Machine, Method, Market). The lack of participation of mothers in posyandu can result in low monitoring of growth and development in toddlers and is closely related to the facilities and infrastructure available for growth monitoring activities. ABSTRAK Posyandu adalah salah satu bentuk Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam melaksanakan pembangunan kesehatan masyarakat, pemberdayaan masyarakat dan memberikan kemudahan untuk masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi (Kementerian Kesehatan, 2011). Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui hubungan manajemen dan pelaksanaan pemantauan tumbuh kembang terhadap pencapaian kehadiran ibu dan balita di posyandu Dusun 03 Desa Manislor Kecamatan Jalaksana. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini adalah metode kualitatif.. Posyandu Dusun 03 Desa Manislor, partisipasi masyarakat dalam mengikuti kegiatan posyandu tergolong baik, karena jumlah kunjungan setiap bulannya mencapai 70,5% - 88,2% meskipun sering kali naik turun, namun jumlah kunjungan ibu dan balita ke posyandu tidak pernah <50%. Manajemen pemantauan pertumbuhan ditinjau dari sistem manajemen seperti dijelaskan mencakup unsur- unsur (Input, Proses, Output) serta mencakup unsur-unsur 6M (Man, Money, Material, Machine, Method, Market). Kurangnya partisipasi ibu di posyandu dapat mengakibatkan rendahnya pemantauan tumbuh kembang pada balita dan erat kaitannya dengan sarana dan prasarana yang tersedia untuk kegiatan pemantauan pertumbuhan. KEYWORDS Posyandu, Public Health, Growth Monitoring Management Posyandu, Kesehatan Masyarakat, Manajemen Pemantauan Pertumbuhan CORRESPONDENCE Nadia Aimatun Nisa STIKes Mahardika Cirebon, Indonesia E-mail: aimatunnadia@gmail.com