Keragaman Karakter Morfologi dan Biokimia Isolat Khamir Rizosfer dan Endofit Tanaman Padi (Morphology and Biochemistry Diversity of Rhizospheric and Endophytic Yeasts of Rice Plant) Etty Pratiwi 1 * dan Alina Akhdiya 2 1 Balai Penelitian Tanah, Jl. Tentara Pelajar No.12, Bogor 16114, Jawa Barat, Indonesia Telp. (0251) 8336757, 8321608; Faks. (0251) 8322933 2 Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian, Indonesia Jl. Tentara Pelajar No. 3A, Bogor 16111, Jawa Barat, Indonesia Telp. (0251) 8337975, 8354985; Faks. (0251) 8338820 *E-mail: ettypratiwi@yahoo.com Diajukan: 21 April 2020; Direvisi: 27 April 2020; Diterima: 4 Mei 2020 ABSTRACT Yeast is a unicellular microorganism classified into the kingdom of fungi. The microbes are known potentially not only as biofertilizer, but also as biocontrol, decomposer, bioremediation agent, as well as probiotics, prebiotics, and immunostimulants for livestock. Research studies on yeast originated from rhizosphere and plant tissues have been done on various plants, but yeast originated from rice fields in Indonesia has not been widely explored. This study aimed to isolate and characterize the yeast in rice rhizosphere and tissues from several provinces in Indonesia. Thirty three yeast isolates were successfully isolated from 20–30 cm depth of rhizosphere and rice tissues. Sixteen isolates were isolated from the rhizosphere, while 17 from rice tissues (9 isolates from leaf tissue and 8 isolates from root tissue). Based on morphological, physiological, and biochemical characterization, those 33 yeast isolates could be grouped into 5 genera, such as Saccharomyces, Candida, Pichia, Hansenula, and Torulaspora. Yeast isolates derived from either soil or rice tissues planted in different areas and pH showed that there was no yeast genera specificity. These types of yeast can be isolated from any soil samples or rice tissues. Keywords: Yeast, character, Saccharomyces, Candida, Pichia, Hansenula, Torulaspora. ABSTRAK Khamir merupakan mikroorganisme uniseluler yang diklasifikasikan ke dalam kerajaan fungi. Mikroba ini memiliki potensi tidak hanya sebagai pupuk hayati, tetapi juga sebagai agen biokontrol, dekomposer, bioremediasi, serta sebagai probiotik, prebiotik, dan imunostimulan untuk ternak. Penelitian mengenai eksplorasi khamir yang berasal dari rizosfer dan jaringan sudah banyak dilakukan pada berbagai tanaman, tetapi eksplorasi khamir yang berasal dari lahan pertanian padi di Indonesia belum banyak dilaporkan. Penelitian ini bertujuan melakukan isolasi dan karakterisasi khamir dari rizosfer dan jaringan tanaman padi dari beberapa contoh tanah yang memiliki pH tanah rendah, pH netral, dan pH tinggi. Sebanyak 33 isolat khamir berhasil diisolasi dari rizosfer pada kedalaman 20–30 cm dan jaringan tanaman padi. Sebanyak 16 isolat khamir diperoleh dari rizosfer, sedangkan 17 isolat yang lain berasal dari jaringan tanaman (9 isolat dari jaringan daun dan 8 isolat dari jaringan akar). Hasil karakterisasi secara morfologi makroskopis dan mikroskopis, serta secara fisiologis dan biokimia menunjukkan bahwa 33 isolat khamir tersebut dapat dikelompokkan ke dalam 5 genus, yaitu genus Saccharomyces, Candida, Pichia, Hansenula, dan Torulaspora. Isolasi khamir dari contoh tanah atau contoh jaringan tanaman padi dari beberapa daerah yang memiliki pH tanah yang berbeda tidak memperlihatkan spesifisitas genus khamir tertentu yang diperoleh. Jenis-jenis khamir tersebut dapat diisolasi dari contoh tanah maupun jaringan tanaman. Kata kunci: Khamir, karakter, Saccharomyces, Candida, Pichia, Hansenula, Torulaspora. Hak Cipta © 2020, BB Biogen Bul. Plasma Nutfah 26(1):39–50