PERBEDAAN HASIL BELAJAR FISIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DI SMP NEGERI AIR LESING 1) Tri Ariani, 2) Duwi Agustini Program Studi Pendidikan Fisika STKIP-PGRI Lubuklinggau 1) email : triariani.ta@gmail.com Abstrak. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Adakah perbedaan hasil belajar fisika menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Di SMP Negeri Air Lesing. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Populasinya yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri Air Lesing. Pada penelitian ini seluruh populasi dijadikan sebagai sampel, sehingga penelitian ini merupakan penelitian sampel dengan kelas VIII. 1 sebagai kelas ekperimen I dan VIII. 2 sebagai kelas eksperimen II. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes yang terdiri dari 7 soal essay. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji-t adalah thitung = 2,104 dan ttabel = 2,021. dengan kriteria thitung> ttabel, maka H0 ditolak Ha diterima. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima kebenarannya. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasannya dapat disimpulkan bahwa Ada perbedaan hasil belajar fisika menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Di SMP Negeri Air Lesing tahun pelajaran 2013/2014. Kata kunci : Hasil Belajar, Student Team Achievement Division (STAD), Teams Games Tournament (TGT) Abstract. The aims of this research was to determine the different of students physics achievement using Student Team Achievement Division (STAD) learning model and Teams Games Tournament (TGT) learning model. The research sample were the studensts grade of VIII SMP Negeri Air Lesing. Design of this research was quantitative research with experiment method. The population of this research is used as samples that divided into two classes, namely experiment class I is students of grade VIII.1 and experiment class II is students of grade VIII.2. Research instrument used test which consists of 7 test essay. The collected data were analyzed using t-test is tvalue were 2,104 greater than ttabel for 2,020. This mean that H0 is rejected. It can be concluded that Ha stating that there is different of students physics achievement using Student Team Achievement Division (STAD) learning model and Teams Games Tournament (TGT) learning model is accepted. This shows a significant different of student physics achievement. Keywords : Students Achievement,Student Team Achievement Division (STAD), Teams Games Tournament (TGT) PENDAHULUAN Upaya pembangunan manusia Indonesia seutuhnya diantaranya dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berkemampuan dalam memanfaatkan dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang berwawasan ini. Diantaranya ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut salah satunya ialah pendidikan.Peran pendidikan dalam pembangunan yang semakin pesat dewasa ini, khusunya di negara Indonesia sangatlah penting karena mempunyai relevansi dalam menghasilkan para pemikir dan tenaga terampil untuk ikut serta mensukseskan pembangunan. Pendidikan diselenggarakan di sekolah, keluarga dan masyarakat, harus mampu meningkatkan kualitas manusia Indonesia dan menumbuhkan kesadaran bangsa untuk selalu berupaya menambah pengetahuan dan ketrampilan serta pengalaman. Pendidikan merupakan salah satu aspek yang penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi perkembangan teknologi yang Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika (JSPF) Jilid 14, Nomor 2. Desember 2018 Hal: 72-81 ISSN Cetak: 1858-330X dan ISSN Online: 2548-6373 Website:http://ojs.unm.ac.id