Jurnal IPTA p-ISSN : 2338-8633 Vol. 7 No. 2, 2019 e-ISSN : 2548-7930 223 KARAKTERISTIK DAN POLA PERJALANAN WISATAWAN BACKPACKER YANG MENGINAP DI CANGGU, BADUNG Cening Suprani Gama 1 , I Putu Sudana 2 , Luh Gede Leli Kusuma Dewi 3 Email 1 : ceninggama01@gmail.com Program Studi Industri Perjalanan Wisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana Email 2 : sudanaputu@yahoo.com Program Studi Industri Perjalanan Wisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana Email 3 : leli_ipw@unud.ac.id Program Studi Industri Perjalanan Wisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana Abstract: Canggu is one of the the most visited areas by backpacker tourists viewed by the amount of hostel accommodations. This study aims to determine the characteristics and travel patterns of backpacker tourists who stay in Canggu. The sample of this research is backpacker tourists staying at Canggu, determining the sample using purposive and quota sampling on 132 respondents. Data obtained in several ways, such as: observation, questionnaires, literature study, and documentation. Quantitative descriptive and qualitative descriptive were used to analyse the data result. The results showed that backpacker tourists take an intra-destination travel pattern, which is to travel in Bali, the most visited tourist destination in Bali is Ubud with an average stay of 6 days, dominantly making an intra-destination travel pattern; Ubud-Uluwatu- Canggu, and Kuta as the first tourist destination visited in Bali. Inter-destination travel patterns, while travel between destinations in Indonesia, most backpacker tourists visit Gili Island with an average stay of 5 days, dominantly doing inter-destination travel patterns such as Gili Island-Bali, and Bali as a tourist destination first visited. Intra-regional patterns, as trips made in Southeast Asian countries, Thailand was most visited by backpacker tourists other than Indonesia, dominantly carried out intra-regional travel patterns like Thailand-Cambodia- Vietnam-Indonesia, and Indonesia as first destination visited. Inter-regional patterns, backpacker tourists also visit other countries other than Southeast Asia, and predominantly visit Australia with an average stay of 91 days, and do inter-regional travel patterns that is Australia- ASEAN, and the ASEAN region being the first destination visited. Abstrak: Canggu menjadi salah satu kawasan yang banyak dikunjungi oleh wisatawan backpacker ditandai dengan banyaknya akomodasi hostel. Studi ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan pola perjalanan wisatawan backpacker yang menginap di Canggu. Sampel yang diteliti yaitu wisatawan backpacker yang menginap di Canggu, dengan penentuan sampel menggunakan purposive dan quota sampling pada 132 orang responden. Data diperoleh dengan beberapa cara, diantaranya: observasi, kuesioner, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa wisatawan backpacker melakukan pola perjalanan intra-destinasi, yaitu melakukan perjalanan di Bali, dominan mengunjungi Ubud dengan rata-rata lama menginap 6 hari, sebagian besar melakukan pola perjalanan intra-destinasi yakni Ubud-Uluwatu-Canggu, dengan Kuta sebagai daerah tujuan wisata pertama yang dikunjungi di Bali. Pola perjalanan inter-destinasi, yaitu perjalanan antar destinasi yang ada di Indonesia, sebagian besar wisatawan backpacker berkunjung ke Gili Island dengan rata-rata lama menginap 5 hari, dominan melakukan pola perjalanan inter-destinasi yakni Gili Island-Bali, dengan Bali sebagai destinasi wisata pertama yang dikunjungi. Pola intra-regional yaitu perjalanan yang dilakukan di negara-negara Asia Tenggara, Thailand menjadi negara di Asia Tenggara yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan backpacker selain Indonesia, dominan melakukan pola perjalanan intra-regional yakni Thailand-Cambodia-Vietnam-Indonesia, dan Indonesia sebagai destinasi pertama yang dikunjungi. Pola perjalanan wisatawan backpacker jika ditinjau dari pola inter-regional, wisatawan backpacker juga mengunjungi kawasan Negara yang lain selain kawasan Negara Asia Tenggara, dan dominan mengunjungi Australia dengan rata-rata lama menginap selama 91 hari, serta melakukan pola perjalanan inter-regional yakni Australia-ASEAN. Keywords: backpacker tourist, canggu, travel pattern.