E-JURNAL EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS UDAYANA Available online at https://ojs.unud.ac.id/index.php/EEB/index Vol. 11 No. 04, April 2022, pages: 470-483 e-ISSN: 2337-3067 DAMPAK KEBIJAKAN PEMBATASAN SOSIAL TERHADAP KINERJA PENDAPATAN RESTORAN DI PROVINSI BALI Ni Made Ayu Krisna Cahyadi 1 Suci Rahmawati Prima 2 Article history: Abstract Submitted: 19 November 2021 Revised: 12 Desember 2021 Accepted: 19 Desember 2021 The Covid-19 pandemic has a major impact on the development of the Indonesian economic. Several business sectors, particularly in the industrial and service sectors, experienced a drastic decline in their performance due to the policy of restricting the mobility of goods and services. This policy was adopted by the government as a step to prevent and reduce the spread and number of Covid-19 cases. The province of Bali, which is synonymous with tourism industry and services is the area with the deepest impact in Indonesia. The Accommodation and Food and Drink Provision Sector, which has been the main contributor in terms of the business sector, experienced a contraction of -27.52%. The purpose of this study is to observe the extent of the impact of these restrictive policies on the performance of restaurant income as one of the main sub-sectors in Bali Province. The data analysis technique used is panel data regression using primary data and also data processing result using Google Mobility Index. The research sample was 97 restaurants spread across 9 regencies/cities in Bali Province. Meanwhile, for the social restriction policy variable, a dummy variable is used. The results showed that there were differences in restaurant performance when there was no restriction policy and when there was a restriction policy. Keywords: Restaurant revenue; Economic impact; Government policy; Covid-19 Kata Kunci: Pendapatan restoran; Dampak ekonomi; Kebijakan pemerintah; Covid-19 Koresponding: Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Indonesia Email: madeayu.krisna@ecampus.ut.a c.id Abstrak Pandemi Covid-19 telah berdampak besar terhadap perkembangan perekonomian Indonesia. Beberapa sektor lapangan usaha, khususnya di bidang industri dan jasa, kinerjanya mengalami penurunan drastis dengan adanya kebijakan pembatasan mobilitas barang dan jasa. Kebijakan tersebut dia mpu pemerintah sebagai langkah untuk mencegah dan menurunkan tingkat penyebaran dan jumlah kasus Covid-19. Provinsi Bali yang identik dengan industri dan jasa pariwisata menjadi daerah dengan dampak yang paling dalam di Indonesia. Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang selama ini menjadi kontributor utama dari sisi lapangan usaha, kinerjanya mengalami kontraksi hingga -27,52%. Tujuan penelitian ini adalah mengamati sejauh mana dampak kebijakan-kebijakan pembatasan tersebut terhadap kinerja pendapatan restoran sebagai salah satu subsektor utama di Provinsi Bali. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan menggunakan data primer dan hasil olah data dari Google Mobility Index. Sampel penelitian adalah sebanyak 97 restoran yang tersebar di 9 kabupaten/kota di Provinsi Bali. Sementara untuk variabel kebijakan pembatasan sosial menggunakan variabel dummy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kinerja restoran pada saat tidak adanya kebijakan pembatasan dan pada saat adanya kebijakan pembatasan. Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Indonesia 2 Email: suci.rahmawati@ecampus.ut.ac.id