Jurnal Manajemen dan Bisnis Sriwijaya Vol.19 (3), 2021 Jurnal Manajemen dan Bisnis Sriwijaya (JMBS) | ISSN: 1412-4521 Vol.19 No.3 2021 | Available online at http://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jmbs Usulan Strategi Marketing dalam Upaya Meningkatkan Penjualan UMKM (Studi pada Brand Om Brekele Chips) Salmaa Tuffahati N. a , Cecep Safa’atul Barkah b , Tetty Herawaty c , Lina Auliana d abcd Universitas Padjadjaran, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Indonesia. Email korespondensi : cecep.barkah@unpad.ac.id ABSTRAK Tujuan penelitian – penelitian ini memiliki maksud untuk menganalisis rekomendasi strategi marketing yang sesuai dengan perusahaan, sehingga dapat meningkatkan penjualan secara efektif serta mencapai target yang telah ditetapkan perusahaan. Desain/Metodologi/Pendekatan – Penelitian ini memanfaatkan metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian desktiptif kualitatif, ialah metode penelitian yang menggunakan informasi kualitatif serta dijabarkan secara deskriptif. Teknik penghimpunan data yang dipakai terhadap penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Temuan – Hasil analisis yang dilakukan memberikan rekomendasi pada strategi marketing Om Brekele Chips, yaitu melakukan kolaborasi bisnis dengan perusahaan atau influencer yang memiliki kategori produk berbeda serta telah memiliki pasar yang cukup luas. Keterbatasan penelitian – pada penelitian ini, terdapat keterbatasan pada data penjualan makanan ringan yang tidak sesuai dengan kategori pada perhitungan, data yang didapatkan merupakan data yang cakupannya cukup luas dibandingkan dengan data penjualan perusahaan. Originality/value – Artikel ini berfokus kepada tahapan-tahapan analisis dalam menentukan strategi marketing yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan selaras dengan sasaran yang diinginkan. Keywords : Meningkatkan penjualan, Strategi Marketing, Kolaborasi Bisnis. PENDAHULUAN Dewasa ini, bisnis kuliner di Indonesia telah berkembang sangat pesat. Kebiasaan orang-orang yang senang memakan makanan-makanan ringan meningkatkan peluang bagi para pelaku usaha untuk membuka bisnis makanan ringan. Berdasarkan BPOM (2006), yang terekam kedalam golongan makanan ringan yakni seluruh makanan dengan bahan dasar kentang, umbi, serelia, tepung, serta pati yang dibuat membentuk seperti, keripik, kerupuk, dan jipang. Saat ini, terdapat banyak makanan ringan yang dijual dipasaran, baik pasar offline maupun online. Kemunculan produk-produk pangan lokal yang menawarkan beragam makanan- makanan ringan tradisional asli Indonesia ini meningkatkan persaingan pasar untuk makanan ringan di Indonesia. Adanya persaingan pasar ini, akhirnya menuntut produsen makanan ringan untuk dapat terus berinovasi serta memperhatikan kebutuhan serta keinginan atau harapan dari para konsumen agar dapat terus bertahan pada pasar ini. Persaingan yang kini semakin ketat membuat munculnya merek-merek dengan identitas dirinya masing-masing. Saat ini, merek bukanlah semata-mata nama atau suatu pembeda, tetapi hal itu telah menjadi faktor yang krusial dalam suatu keunggulan bersaing. Kotler (2000) menyatakan bahwa merek adalah kesepakatan penjual agar terus konsisten menawarkan keistimewaan, manfaat, serta jasa tertentu terhadap konsumen yang tidak hanya simbol belaka yang menjadikan produknya berbeda dengan produk pesaing.