KITEKTRO: Jurnal Online Teknik Elektro e-ISSN: 2252-7036 Vol.4 No.4 2019: 19-24 Vol.4 No.4 2019 19 @2019 kitektro Pemanfaatan Alternator Sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Mirza 1 , Rakhmad Syafutra Lubis 2 , Mansur Gapy 3 1,2,3 Jurusan Teknik Elektro Dan Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala Jln. Tgk. Syech Abdurrauf No. 7 Darussalam, Banda Aceh, 23111, Indonesia 1 mirzaelektro12@gmail.com 2 rakhmadslubis@unsyiah.ac.id 3 mansur.gapi@unsyiah.ac.id AbstrakKebutuhan akan energi listrik semakin meningkat sementara ketersediaan terbatas sehingga dibutuhkan sumber energi cadangan. Salah satu sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan dan dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik adalah energi angin. Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki potensi angin yang dapat digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) baik di tepian pantai atau bukit-bukit . Turbin angin merupakan suatu sistem yang dapat merubah energi kinetik dari angin menjadi energi mekanis untuk menggerakkan putaran pada alternator. Dalam penelitian ini energi angin yang tersedia dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin angin yang dirancang agar dapat menghasilkan energi listrik melalui alternator. Pemanfaatan energi angin ini, dilakukan beberapa tahapan, diantaranya merancang turbin angin dan memodifikasi alternator menjadi generator kecepatan rendah. Berdasarkan hasil yang telah didapat dilapangan, alternator dapat mengeluarkan tegangan listrik dengan memanfaatkan energi angin. Dengan kecepatan angin sebesar 3 m/detik sampai dengan 7,1 m/detik akan memutarkan turbin angin yang dapat memutarkan alternator dengan kecepatan 50 rpm sampai 500 rpm dan tegangan keluaran maksimal sebesar 12,37 volt. Kata kunciAngin, Alternator, Turbin Angin, PLTB I. PENDAHULUAN Salah satu alternatif energi yang ramah lingkungan adalah energi angin. Potensi angin yang ada dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik skala kecil, kurang dari 1 kWh, yang dapat dimanfaatkan untuk menghidupkan peralatan listrik kapasitas kecil. Dengan mendesain alat konversi energi angin menjadi energi listrik yang sederhana, dan efisien. Hal ini memungkinkan masyarakat untuk merawat sendiri sehingga transfer teknologi berjalan dengan cepat [1]. Pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) merupakan pembangkit yang mengubah energi melalui dorongan angin yang memutarkan turbin angin sehingga alternator menghasilkan tegangan listrik. Angin dengan jumlah yang cukup besar di beberapa wilayah di Indonesia dapat dimanfaatkan untuk menghemat penggunaan bahan bakar minyak. Selain itu, PLTB juga bias dimanfaatkan untuk pengembangan pariwisata. Pada dasarnya, energi listrik yang dihasilkan sangat bergantung pada volume putaran angin [1]. Didalam sistem konversi energi angin turbin angin sangat berperan dalam mengubah energi angin menjadi energi listrik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Penelitian ini merancang, membuat, dan menguji prototipe turbin angin menggunakan turbin angin vertikal tipe H untuk ditempatkan di sekitar wilayah pantai sebagai penerangan para masyarakat pada malam hari.[3] Penelitian ini mengusulkan turbin angin vertikal tipe H karena kecepatan angin yang bervariasi di wilayah penempatan turbin angin. Alternator yang dimanfaatkan merupakan alternator yang telah dimodifikasi sehingga dapat menghasilkan tegangan listrik pada putaran rendah. II. STUDI LITERATUR A. Energi Angin TABEL I SYARAT-SYARAT DAN KONDISI ANGIN YANG DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MENGHASILKAN ENERGI LISTRIK No Kecepatan Angin (m/s) Kondisi Alam di Daratan 1 0.00 0.02 2 0.30 1.50 Angin tenang, asap lurus ke atas 3 1.60 3.30 Asap bergerak mengikuti arah angin 4 3.40 5.40 Wajah terasa ada angin, daun-daun bergoyang pelan, petunjuk arah angin bergerak 5 5.50 7.90 Debu jalan, kertas beterbangan, ranting pohon 6 08.00 10.70 Ranting pohon besar bergoyang, bendera berkibar 7 10.80 13.80 Ranting pohon besar bergoyang 8 13.90 17.10 Ujung pohon melengkung, hembusan angin terasa di telinga 9 17.20 20.70 Dapat mematahkan ranting pohon, jalan berat melawan arah angin 10 20.80 24.40 Dapat mematahkan ranting pohon, rumah rubuh 11 24.50 28.40 Dapat merubuhkan pohon, menimbulkan kerusakan 12 28.50 32.60 Menimbulkan kerusakan parah Energi angin dapat dikonversikan ke dalam bentuk energi yang lain seperti energi listrik atau mekanik dengan