KONSUMSI MINYAK IKAN LELE (Clarias gariepinus) YANG DIPERKAYA OMEGA 3 MEMPERBAIKI LOW DENSITY LIPOPROTEIN (LDL) DAN KOLESTEROL TOTAL PADA LANSIA (The consumption of catfsh oil [Clarias gariepinus] enriched with omega 3 improving low density lipoprotein [LDL] and total cholesterol of elderly) Mia Srimiati 1 , Clara Meliyanti Kusharto 2* , Ikeu Tanziha 2 , Sugeng Heri Suseno 3 1 Program Studi Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Binawan, Jakarta 13630 2 Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia (FEMA), Institut Pertanian Bogor, Bogor 16680 3 Departemen Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Bogor 16680 ABSTRACT The objective of this study was to analyze the efect of catfsh oil supplementation on the LDL and total cholesterol levels in the elderly. Experimental design with randomized controlled trial (RCT) was used in this study. Subjects were divided into two groups, the frst group (A1) was given catfsh oil 1,000 mg per day, while the second group (A2) was not given the oil, it was called a control. The lipid profle measurement was performed before and after the intervention. Catfsh oil consumed daily by treatment group for 60 days and then the efect on the lipid profle was evaluated. Total cholesterol and LDL in the two groups did not difer signifcantly. However, total cholesterol and LDL cholesterol of the treatment group had lower scores than the control group. In addition, the LDL levels in the treatment group were below maximum level, or maybe normal. The LDL and total cholesterol in the control group increased signifcantly (p<0.05), while in the treatment group was not signifcant. It might be due to enhancement of the consumption of the subject for 60 days. Thus, catfsh oil enriched with omega 3 could inhibit the rate of enhancement of the LDL and total cholesterol. Keywords: catfsh oil, elderly, lipid profle, omega 3 ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pemberian minyak ikan lele (Clarias gariepinus) yang diperkaya omega 3 terhadap kadar LDL dan total kolesterol lansia. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental dengan randomized controlled trial (RCT). Subjek dibagi menjadi dua kelompok, kelompok pertama (A1) diberikan minyak ikan lele yang diperkaya omega 3 sebanyak 1.000 mg per hari, sedangkan kelompok ke dua (A2) merupakan kelompok kontrol yang tidak diberikan apa pun. Masa intervensi produk adalah 60 hari, sebelum dan setelah intervensi diukur kadar LDL dan total kolesterolnya. Kadar LDL dan total kolesterol pada kedua kelompok tidak berbeda signifkan, namun kadar LDL dan total kolesterol pada kelompok intervensi lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol. Selama masa studi, kadar total kolesterol pada kelompok kontrol meningkat signifkan (p<0,05) sedangkan pada kelompok intervensi tidak. Penekanan laju peningkatan ini disebabkan oleh konsumsi minyak ikan lele yang diperkaya omega 3 pada kelompok intervensi selama 60 hari. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa konsumsi minyak ikan lele yang diperkaya omega 3 dapat memperbaiki nilai LDL dan kolesterol total. Kata kunci: lansia, minyak ikan lele, omega 3, profl lipid * Korespondensi: Telp: +62811116178, Surel: kcl_51@yahoo.co.id J. Gizi Pangan, Volume 12, Nomor 2, Juli 2017 117 J. Gizi Pangan, Juli 2017, 12(2):117-122 ISSN 1978-1059 EISSN 2407-0920 DOI: 10.25182/jgp.2017.12.2.117-122 Terakreditasi SK Menristek Dikti 12/M/Kp/II/2015 Tersedia daring: http://journal.ipb.ac.id/index.php/jgizipangan PENDAHULUAN Indonesia merupakan salah satu negara berkepulauan yang memiliki potensi perairan yang sangat besar. Potensi perairan di Indonesia terdiri dari dua sektor, yaitu perikanan tangkap dan perikanan budidaya. Produksi perikanan budidaya Indonesia merupakan kedua tertinggi setelah China, yaitu sebesar 9.599.765 ton pada tahun 2012 (Nainggolan et al. 2014). Salah satu jenis ikan budidaya yang banyak dikembangkan oleh masyarakat adalah ikan lele