MIMBAR AGRIBISNIS Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis. Januari 2022. 8(1): 407-416 407 RANCANGAN USAHA AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN BERBASIS HIDROPONIK BUSINESS PLAN AGRIBUSINESS VEGETABLES BASED HYDROPONICS Asriani* 1 , Nurcayah 1 , Dhian Herdhiansyah 2 1 Universitas Muhammadiyah Kendari, Jl. KH.Ahmad Dahlan. No. 10 Kendari 2 Universitas Halu Oleo, Jl. H.A.E Mokodompit, Anduonohu Kendari *E-mail: asriani@umkendari.ac.id (Diterima 26-12-2021; Disetujui 22-01-2022) ABSTRAK Program pemerintan tentang katahanan pangan perlu untuk mendapat dukungan melalui penerapan teknologi tepat guna bidang pertanian. Hidroponik merupakan teknologi budidaya tanaman sayuran pertanian yang perlu untuk dikembangkan dalam upaya meningkatkan produksi sayuran dan mendorong pengembangan wirausaha agribisnis. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah pengembangan teknologi bidudaya tanaman hidroponik melali sistem Nutrient Film Technique (NFT) dan sistem Wick. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif berupa penerapan secara aplikatif tentang cara budidaya hidroponik. Hasil penelitian berupa rancangan isntalasi dan teknik budidaya hidroponik yang dapat dikembangkan menjadi bahan ajar dan wirausaha baru dibidang pertanian. Kata kunci: Budidaya, sayuran, hidroponik, wirausaha ABSTRACT The government's program on food security needs to get support through the application of appropriate technology in the agricultural sector. Hydroponics is an agricultural vegetable cultivation technology that needs to be developed in an effort to increase vegetable production and encourage the development of agribusiness entrepreneurship. The purpose of this research is the development of hydroponic plant cultivation technology through the Nutrient Film Technique (NFT) system and the Wick system. The method used is a qualitative method in the form of an applicative application of hydroponic cultivation. The results of the research are in the form of installation designs and hydroponic cultivation techniques that can be developed into teaching materials and new entrepreneurs in the field of agriculture. Keywords: Cultivation, vegetables, hydroponics, entrepreneurship PENDAHULUAN Hidroponik berasal dari bahasa Latin hydros yang berarti air dan phonos yang berarti kerja. Arti harfiah dari hidropnik adalah kerja air (Masduki 2018). Bertanam secara hidroponik kemudian di kenal dengan medium bertanam tapa tanah (soilless cultivation, soilless culture). Mulanya orang-orang bertanam dengan metode hidroponik dengan wadah yang berisi air dimana air tsb sudah dicampur dengan pupuk mikro maupun makro. Lahan pertanian yang semakin sempit mengakibatkan peralihan fungsi laan pertanian menjadi lahan