Prosiding Annual Research Seminar 2017 Computer Science and ICT ISBN : 979-587-705-4 Vol. 3 No. 1 75 Implementasi Video Telephony melalui Jaringan WiMAX menggunakan Controlled Delay Theo Rama Putra Universitas Sriwijaya Fakultas Ilmu Komputer Inderalaya, Indonesia theorama0803@gmail.com Ahmad Fali Oklilas, M.T. Universitas Sriwijaya Fakultas Ilmu Komputer Inderalaya, Indonesia fali@ilkom.unsri.ac.id Abstrak- Worldwide Interoperability for Microwave Access atau yang disingkat dengan WiMAX merupakan teknologi jaringan Wireless yang memiliki jangkauan yang luas hingga 50 km dengan kecepatan akses hingga 70 Mbps. WiMAX terintegrasi dengan konsep QoS. Konsep QoS yang dimiliki oleh WiMAX berupa service class. WiMAX mendukung aplikasi real- time yang salah satunya adalah video telephony. Video telephony adalah aplikasi real-time yang memungkinkan pengguna dapat bertatap muka dan berbicara secara langsung. Parameter yang mempengaruhi kualitas video telephony adalah delay dan packet loss. Agar kedua parameter ini dapat diminimalisir, penelitian ini akan digunakan mekanisme Controlled Delay pada WiMAX. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas layanan pada video telephony. Kata Kunci- WiMAX, Video Telephony, Controlled Delay, QoS I. PENDAHULUAN Worldwide Interoperability for Microwave Access atau yang disingkat dengan WiMAX merupakan teknologi jaringan Wireless yang memiliki jangkauan yang luas hingga 50 km dengan kecepatan akses hingga 70 Mbps [1] [4]. WiMAX dapat digunakan pada topologi point-to-point dan juga point-to-multipoint. Sistem pada WiMAX terintegrasi dengan konsep QoS. WiMAX memiliki manajamen QoS dengan empat jenis scheduling services. Scheduling services pada WiMAX digunakan untuk mengoptimalkan QoS pada aplikasi yang digunakan di jaringan WiMAX, baik aplikasi real-time maupun non-realtime [1]. Salah satu contoh aplikasi real-time yang dapat digunakan pada WiMAX adalah video telephony. Video telephony adalah aplikasi real-time yang memungkinkan pengguna dapat bertatap muka dan berbicara secara langsung. Video telephony membutuhkan bandwidth yang tinggi dan juga rendah delay pada suara dan juga video [5], [6]. Video telephony menggunakan beberapa protokol pendukung layaknya seperti pada VoIP, yaitu SIP, UDP, RTP, RTCP [7], [8]. Controlled-delay (CoDel) adalah mekanisme yang digunakan untuk mengendalikan queue delay dari paket yang melalui jaringan dan bekerja apabila nilai delay melebihi yang telah ditentukan. Cara kerja CoDel adalah dengan melakukan dropping pada paket yang memiliki delay melebihi batas yang ditentukan untuk mencegah bufferbloat. CoDel telah digunakan pada penelitian dengan hasil dapat menyeimbangkan keadaan jaringan agar tidak terjadi burst yang menyebabkan bufferbloat. Berdasarkan penelitian sebelumnya [20] [25], mekanisme Controlled-Delay akan digunakan untuk mengoptimalkan QoS pada layanan real-time yang salah satunya adalah video telephony. Pada penelitian ini, penggunaan mekanisme Controlled- delay yang akan diimplementasikan pada video telephony di jaringan WiMAX. II. METODOLOGI PENELITIAN Adapun flowchart atau diagram alir dari proses komunikasi video telephony pada penelitian tugas akhir ini dapat dilihat pada Gambar 1. Pada perancangan topologi penelitian ini digunakanlah topologi star (point-to-multipoint). Topologi Star mengacu pada jaringan dimana semua node yang terhubung secara individual untuk satu hub. Dengan kata lain jenis topologi ini stasiun transmisi yang terhubung sedemikian rupa ke simpul pusat dan desain menyerupai bintang. Proses transmisi data hanya dapat dilakukan secara tidak langsung melalui simpul ke semua node yang terhubung. III. HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1 Analisis Delay pada Video Telephony Dalam penelitian ini akan menganalisis delay untuk mengetahui seberapa besar nilai delay ketika video telephony dilakukan. Besarnya nilai delay pada saat komunikasi dilakukan adalah sebagai berikut pada gambar 3,4,5, dan 6. Dari hasil yang didapat, nilai delay rata rata untuk yang menggunakan CoDel sebesar 24,58 ms, sedangkan untuk yang menggunakan service class WiMAX delay sebesar 27,71 ms. Bila dibuat dalam brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Repository Proceeding Seminar (Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Sriwijaya)