1 TAHQIQ AN-NUSHUS ON AL-SYAFI'IY, AL-ALUSI AND AL- QUSYAIRI'S WORKS Darni Yusna, Meirison, Ridho Nur UIN Imam Bonjol Padang darniyusnafu@gmail.com, meirison.a@gmail.com, ridhonur@gmail.com Abstrak. Teks dan naskah adalah bidang dari mana semua ilmu dimulai, dan konsep-konsep dari berbagai agama, hukum dan dokumen sejarah diambil darinya. Itulah sebabnya teks dalam warisan Islam mendapat perhatian khusus sepanjang zaman, dan itu termasuk: teks: agama, sejarah, intelektual. Sepanjang sejarah, berurusan dengan teks dan menyelidiki konten dan bentuknya telah menjadi ilmu yang berdiri sendiri dan diperlukan bagi setiap orang yang menginginkan akses ke ilmu pengetahuan. Karya Al-syafi’iy, Al--Alusi, dan al-Qusyairi, mendapat dilatar belakangi oleh peradaban Islam dalam proses penyelidikan dengan memperhatikan ilmu hadits dan kritik hadits, kreasi pengembangan serta berujung pada kebenaran yang nisbi dan majemuk. Generalisasi ilmu ini berkembang dan mengarah pada naskah (nushus) sejarah, sastra, dan lainnya, yang berkontribusi pada pengembangan aturan umum dan tradisi untuk mencapai pemahanan nash-nash syar’iy yang lebih mendalam serta memilah naskah dan nash tersebut, antara yang benar dan yang lemah atau yang palsu. Dalam hal ini, para perintis yang bekerja pada seni sains ini telah muncul di dunia Arab dan menetapkan kondisi dan aturan untuknya. Melalui karya ini, kami bertujuan untuk mengetahui realitas pentingnya ini yang dicapai dengan melakukan tela’ah naskah dan nash yang dimulai oleh orang Arab dan Muslimin. Kata Kunci: Al-Syafi’i, al-Alusi, Tahqiq an-Nushus, al-Qusyairi Abstract Texts and manuscripts are the fields from which all knowledge begins, and concepts from various religions, laws, and historical documents are drawn from them. That is why texts in the Islamic heritage received special attention throughout the ages, and that included: texts: religion, history, intellectual. Throughout history, dealing with texts and investigating their content and form has become a stand-alone science and is needed for everyone who wants access to science. The work of as-Shafi'iy, Alusi, and Qusyairi were motivated by Islamic civilization in the process of investigation by paying attention to the science of Hadith and criticism of the Hadith, the creation of development and culminating in relative and plural truths. This generalization of knowledge develops and leads to historical, literary, and other texts (nushus), which contribute to the development of general rules and traditions to achieve a deeper understanding of shari'a texts and to divide the manuscripts and texts, between the true and the true weak or fake. The pioneers who worked on the art of science had appeared in the Arab world and set conditions and rules for it. Through this work, we aim to find out this critical reality, which is achieved by studying manuscripts and texts that were started by Arabs and Muslims. Keywords: As-Shafi'i, Alusi, Tahqiq an-Nushus, Qusyairi