MF Vol 18 No 1, 2022 | DOI: 10.22146/farmaseutik.v18i1.70539 1 Majalah Farmaseutik Vol. 18 No. 1 : 1-7 ISSN-p : 1410-590x ISSN-e : 2614-0063 Kualitas Hidup dan Biaya Sakit Pasien Dengue di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta Quality of Life and Cost of Illness Dengue Patients at Pku Muhammadiyah Bantul Hospital Yogyakarta Herjanti Ratnawiningsih 1* , Dyah Aryani Perwitasari 2 , Woro Supadmi 2 , Imaniar Noor Faridah 2 1 Program Studi Pasca Sarjana Fakultas Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta 2 Fakultas Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Corresponding author: Herjanti Ratnawiningsih; Email: herjanti84@gmail.com Submitted: 18-11-2021 Revised: 24-12-2021 Accepted: 31-12-2021 ABSTRAK Jumlah kasus penyakit infeksi dengue pada tahun 2019 di Kabupaten Bantul mencapai 1.424 orang. Berdasarkan manifestasi klinis dengue terbagi menjadi dengue fever (DF), dengue haemorrhagic fever (DHF) dan dengue shock syndrome (DSS), dapat memberikan dampak pada kualitas hidup dan biaya sakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui kualitas hidup dan biaya sakit pasien dengue selama menjalani rawat inap. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan cross- sectional di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta periode Februari - Juli 2021. Kualitas hidup dinilai menggunakan instrumen EQ-5D-5L untuk pasien dewasa dan EQ-5D-Y untuk pasien anak, sedangkan biaya sakit diperoleh dari bagian keuangan rumah sakit yaitu biaya medis langsung. Sebanyak 40 pasien rawat inap dengan dengue berjenis kelamin laki-laki (60%), usia 4- 20 tahun (75%) dan menggunakan asuransi BPJS (82,5%). Kualitas hidup pasien menunjukkan bahwa sebesar 80% pasien DF sedikit bermasalah pada dimensi perawatan diri, sebesar 69% dan 100% pada pasien DHF dan DSS sedikit bermasalah pada dimensi rasa sakit/ketidaknyamanan. Rata- rata biaya sakit pada pasien DF, DHF dan DSS masing-masing sebesar Rp 3.576.935, Rp 2.872.517 dan Rp 5.090.190. Infeksi dengue memberikan dampak pada kualitas hidup pasien dengue. Rata-rata biaya sakit tertinggi pada pasien dengan DSS. Kata kunci: Dengue; kualitas hidup; biaya sakit. ABSTRACT The number of cases of dengue infection in Bantul Regency reached 1,424 cases in 2019. Based on clinical manifestations of dengue divided into dengue fever (DF), dengue hemorrhagic fever (DHF), and dengue shock syndrome (DSS), can have an impact on the quality of life and the cost of illness. The purpose of this study was to determine the quality of life status and cost of illness from dengue patients hospitalized. This study was conducted with a cross-sectional design in PKU Muhammadiyah Bantul Hospital Yogyakarta. Health-related quality of life was measured using EQ- 5D-5L instruments for adult patients and EQ-5D-Y for pediatric patients. Of 40 total patients hospitalized with dengue, 60% of patients are male, aged 4-20 years (75%), and using BPJS (82.5%). Patient quality of life showed that 80% of DF patients had slight problems in the self-care dimension, 69% and 100% in DHF and DSS patients had slight problems in the pain/discomfort dimension. The average cost of illness for DF, DHF, and DSS was Rp. 3.576.935, Rp. 2,872,517, and Rp 5.090.190. Dengue infection could give an impact on the quality of life of dengue patients. The highest average cost of illness in patients with DSS. Keywords: Dengue; quality of life; cost of illness. PENDAHULUAN Dengue merupakan infeksi virus yang ditularkan vektor utama yaitu nyamuk Aedes aegypti dan Ae. albopictus. Terdapat empat serotipe virus dengue (DENV1-4)(Bhatt et al., 2013; Simmons et al., 2012;Guzman et al., 2016). Penularan virus dengue dalam beberapa dekade menyebar dengan cepat di beberapa negara tropis(Guzman et al., 2016) termasuk Indonesia, secara endemik hampir terdapat di semua wilayah(Kraemer et al., 2015). Diperkirakan sekitar 400 juta setiap tahunnya, terjadi