J-MAS Jurnal Manajemen dan Sains, 6(1), April 2021, 15-24 Program Magister Manajemen Universitas Batanghari ISSN 2541-6243 (Online), ISSN 2541-688X (Print), DOI 10.33087/jmas.v6i1.225 15 Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Program Pelatihan dan Pengembangan Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kompetensi Di Petrochina Internasional Jabung Ltd Gajianto Pangarso Hari Kuncoro, Sihol Situngkir, Syahmardi Yacob Pascasarjana Magister Manajemen Universitas Jambi Correspondence email: rangga_f31@yahoo.com Abstract. This study aims to examine whether there is an influence of transformational leadership and training and development programs on employee performance with the mediation variable, namely competence. Primary data source using a questionnaire taken on the research object at PetroChina International Jabung Ltd with a total sample of 144 respondents. The study uses quantitative descriptive analysis and data processed with SPSS 24 namely regression analysis and path analysis. The results showed that there was a positive influence on transformational leadership and training and development programs on employee performance. Transformational leadership and training and development programs affect on employee competencies. Employee competence mediates transformational leadership on employee performance and competence also mediates training and development programs on employee performance. The study recommends that the leaders of the PetroChina International Jabung Ltd Office need toreview the policies of improving the implementation of training and development programs and employee competencies so that employees can contribute more productively to the Office. Keywords: Competencies, Employee Performance, Training and Development Programs, Transformational Leadership Abstrak. Tujuan peneltian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh kepemimpinan transformasional dan program pelatihan dan pengembangan terhadap kinerja karyawan dengan adanya variabel mediasi yaitu kompetensi. Sumber data primer dengan menggunakan kuesioner yang diambil pada objek penelitian di PetroChina International Jabung Ltd dengan jumlah sampel sebanyak 144 responden. Penelitian menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan data diolah dengan SPSS 24 yaitu analisis regresi dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang positif kepemimpinan transformasional dan program pelatihan dan pengembangan terhadap kinerja karyawan. Kepemimpinan transformasional dan program pelatihan dan pengembangan berpengaruh terhadap kompetensi karyawan. Kompetensi karyawan memediasi kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan dan kompetensi juga memediasi program pelatihan dan pengembangan terhadap kinerja karyawan.Penelitian merekomendasikan pimpinan Kantor Petro China International Jabung Ltd meninjau arah kebijakan perbaikan implementasi program pelatihan dan pengembangan serta kompetensi karyawan sehingga karyawan lebih berkontribusi produktif di Kantor. Kata Kunci: Kepemimpinan Transformasional, Kinerja Karyawan, Kompetensi Karyawan, Program Pelatihan dan Pengembangan Pendahuluan Dfinisi tentang kinerja dari para ahli, diketahui bahwa kinerja atau prestasi kerja merupakan hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman dan kesungguhan dan tepat waktu. Salah satunya oleh Mathis dan Jackson (2012) yang menjelaskan bahwa kinerja pegawai pada dasarnya merupakan apa yang dilakukan atau tidak dilakukan pegawai. Wujud kinerja dapat dilihat dari tingkat prestasi kerja yang berupa hasil kerja, kemampuan dan penerimaan atas kejelasan delegasi tugas serta minat seorang pekerja. Penilaian kinerja di PCJL dilaksanakan sebanyak 2 kali dalam setahun, yaitu penilaian pertengahan tahun ( mid year) yang dilaksanakan pada periode Juni-Juli tahun berjalan dan penilaian akhir tahun ( year end) yang dilaksanakan pada periode Desember-Januari. Penilaian kinerja dilaksanakan menggunakan 2 komponen utama yaitu Key Perfomance Indicator (KPI) dan Competency (Kompetensi). Komponen KPI merupakan indikator-indikator yang harus dicapai oleh setiap individu, yang merupakan penjabaran atau turunan dari target utama yang harus dicapai oleh perusahaan, seperti target produksi minyak mentah/gas, target penyerapan anggaran dan target penurunan kecelakaan kerja. KPI memiliki bobot sebesar 70% terhadap total penilaian. Sedangkan kompetensi merupakan indikator-indikator pengembangan diri yang harus dicapai oleh setiap individu karyawan, seperti membangun kemitraan (building partnership ), berorientasi pada pencapaian ( achievement orientation ), dan sebagainya. Kompetensi memiliki bobot sebesar 30% terhadap total penilaian. Salah satu data sekunder yang diambil dari komponen KPI adalah realisasi penyerapan anggaran yang merupakan salah satu indikator kinerja setiap individu sebagai bagian dari unit kerja untuk merealisasikan rencana kerja dan anggaran yang telah disetujui oleh SKK -Migas