ISSN: 2614-6754 (print) ISSN: 2614-3097(online) Halaman 7075-7080 Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021 Jurnal Pendidikan Tambusai 7075 Kemampuan identifikasi Dini Anak Berkebutuhan Khusus di PAUD Linda Berta Sitompul 1 , Desi Rantasari Martini 2 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini , Universitas Panca Sakti Bekasi e-mail: lenda.berta@gmail.com Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kemampuan guru PAUD dalam mengidentifikasi dini adakah anak berkebutuhan khusus di dalam kelas . Kemampuan identifikasi dini yang dimaksud adalah terhadap anak berkebutuhan khusus dengan gangguan Autistic Spectrum Disorder atau Autisme . Penelitian dilakukan pada guru PAUD di kecamatan Bekasi Timur di Kota Bekasi Jawa Barat. Populasi pada penelitian terdiri dari 145 PAUD. Sampel dalam penelitian menggunakan random sampling dan terkumpul 104 guru sebagai responden . Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan pilihan menggunakan skala Likert. Data dianalisis dengan kuantitatif deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan guru dalam mengidentifikasi anak berkebutuhan khusus cukup tinggi. Hasil analisi menunjukan kemampuannya pada kategori tinggi sebanyak 79%. . Sebaran hasil lainnya adalah kategori rendah sebanyak 18% dan kategori sedang sebanyak 3%. Kemampuan guru yang cukup tinggi ini merupakan langkah awal yang baik dalam menyiapkan pembelajaran yang sesusai dengan kemampuan anak sehingga proses pembelajaran dan tujuan pembelajaran dapat tercapai. ‘ Kata-kata Kunci : Identifikasi dini, anak berkebutuhan khusus, Autistic Spectrum Disorder Abstract The study aimed to examine the ability of early education teachers to identify earlier whether there are children with special needs in the classroom. The early identification ability in question is for children with special needs with Autistic Spectrum Disorder or Autism. The study was conducted on PAUD teachers in East Bekasi sub-district in Bekasi City, West Java. The population in this study consisted of 145 PAUD. The sample in the study used cluster random sampling and collected 104 teachers as respondents. Methods of data collection using a questionnaire with a choice using a Likert scale. Data were analyzed with descriptive quantitative in the form of percentages. The results showed that the teacher's ability to identify children with special needs was quite high. The results of the analysis show the ability in the high category as much as 79%. . The distribution of other results is the low category as much as 18% and the medium category as much as 3%. This high teacher ability is a good first step in preparing learning that is in accordance with the child's abilities so that the learning process and learning objectives can be achieved. Keyword : Early Identification, Special Needs Children, Autistic Spectrum Disorder PENDAHULUAN Undang-Undang Dasar 1945 pasal 31 ayat 1 menyatakan setiap warga negara berhak mendapat pendidikan . Tahun 2000 melalui Deklarasi Dakkar Pemerintah Indonesia telah menjadi bagian dari gagasan UNESCO “Education For All “ atau “Pendidikan Untuk Semua(PUS) . Semua anak-anak tanpa kecuali mendapat hak yang sama dan kesetaraan dalam mendapatkan Pendidikan termasuk anak berkebutuhan khusus. Data Biro Pusat Statistik (BPS) 2017 mencatatkan ada 1.6 juta anak berkebutuhan khusus di Indonesia dan baru sebanyak 18% atau sebanyak 288.000 anak bekebutuhan khusus belajar di sekolah inklusi atau sekolah yang menanamkan sikap anti diskriminasi , perjuangan hak dan