Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung, 2013 Semirata 2013 FMIPA Unila |45 Penghambatan Radang Infusa Daun Dadap Ayam (Erythrina variegata L.) Pada Mencit Jantan yang Diinduksi Karagenin Khoerul Anwar 1 , Heri Budi Santoso 2 , Noor Cahaya 1 1 PS Farmasi FMIPA Unlam Banjarbaru, 2 PS Biologi FMIPA Unlam Banjarbaru Email: endrasance@yahoo.com Abstrak. Inflamasi (radang) merupakan tindakan protektif yang berperan dalam melawan agen penyebab jejas sel dengan cara melarutkan, menghancurkan, atau menetralkan agen patologis. Daun dadap ayam (Erythrina variegata L.) secara empiris digunakan oleh masyarakat Marabahan Kalsel untuk pengobatan radang (bengkak) dengan merebus daun yang telah dikeringkan, kemudian air rebusannya diminum. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek penghambatan radang infusa daun dadap ayam pada mencit jantan yang diinduksi karagenin. Pengujian antiradang dilakukan dengan metode Winter. Hewan uji yang berjumlah 25 ekor dibagi menjadi 5 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor mencit. Kelompok kontrol positif diberikan natrium diklofenak dengan dosis 0,195 mg/ 30 gBB peroral dan kontrol negatif diberikan larutan Na CMC Na 0,5 % 1 mL/30 g BB peroral. Kelompok uji diberikan infusa daun dadap ayam peroral dengan konsentrasi berturut-turut yakni 10 % , 20 %, dan 40 % dengan volume pemberian 1 mL/ 30 gBB. Volume awal kaki mencit diukur dengan pletismometer. Tiga puluh menit setelah perlakuan, hewan uji dibuat udem dengan diinduksi 0,1 mL larutan karagenin 1 % secara subplantar pada telapak kaki. Volume kaki mencit diukur setiap 30 menit setelah diinduksi selama 6 jam. Volume udem merupakan selisih volume kaki mencit sebelum dan sesudah diradangkan. Persentase penghambatan volume udem dihitung berdasarkan persen penurunan udem dibandingkan kontrol negatif. Data hasil penelitian dianalisis dengan Kolmogrov-Smirnov, dilanjutkan dengan ANAVA 95 % dan uji LSD. Hasil analisa statistik menunjukkan bahwa infusa daun dadap ayam 10 %, 20 % dan 40 % mempunyai efek antiinflamasi. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun dadap ayam mampu menghambat radang pada mencit jantan yang diinduksi karagenin. Kata Kunci: penghambatan radang, inflamasi, infusa, Erythrina variegata L., karagenin PENDAHULUAN Indonesia merupakan negara tropis yang kaya dengan berbagai macam tanaman obat. Tanaman obat ini banyak digunakan untuk pengobatan tradisional walaupun ada juga yang telah dikemas dalam bentuk sediaan modern. Termasuk dalam golongan obat tradisional antara lain obat yang dapat diperoleh tanpa resep dokter, dapat dibuat sendiri, serta bahan bakunya dapat ditanam di sekitar rumah. Alasan penggunaan obat tradisional ini selain dipandang lebih ekonomis juga karena efek sampingnya dianggap lebih kecil daripada obat sintetik, serta faktor coba-coba yaitu ingin membuktikan kebenaran khasiat dari obat tradisional tersebut. Obat tradisional telah memberikan dasar bagi terbentuknya sistem kesehatan tradisional (Complementary and Alternative Medicine = CAM) yang mantap sejak ribuan tahun yang lalu. Bahkan sejak dasawarsa terakhir pengobatan tradisional diminati secara luas di seluruh benua, tidak hanya di negara-negara berkembang tetapi juga di negara-negara maju tempat kesehatan konvensional memegang peranan pokok dalam sistem pemeliharaan kesehatan nasionalnya. Hal ini terbukti dari banyaknya sediaan obat tradisional yang dijual di apotek-apotek atau diresepkan oleh praktisi medik di negara-negara maju. Bukti