Vol.3 No.1 Tahun 2020. Musamus Journal of Livestock Science 31 Musamus Journal of Livestock Science Tahun: 2020 Vol 3, Nomor : 1 Hal. 31-36 https://ejournal.unmus.ac.id/index.php/ Livestock Science p-ISSN : 2685-3981, e-ISSN : 2685-3558 Evaluasi Sifat Anti Parasit Terhadap Daun Mayana (Solenostemon scutellarioides (L)) Elni 1 , Irine Ike Praptiwi 2 , Maria M. N. N. Lesik 2 1 Mahasiswa Jurusan Peternakan 2 Dosen Peternakan Universitas Musamus email: Elnysetiar@gmail.com Abstrak Penyakit ternak yang cukup merugikan adalah penyakit parasit cacing, sehingga perlu adanya pengobatan yang bersifat herbal. Salah satu bahan alami yang digunakan sebagai anthelmiltik yaitu tanaman daun mayana (Solenostemon scutellariodes (L)). Daun mayana juga mengadung tanin sebagai agen anthelmiltik. Penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana kemampuan daun mayana yang digunakan sebagai pengobatan anti parasit pada ternak. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini. Yaitu metode Histori dengan menggunakan sumber primer dan sekundar sebagai objek penelitian dan pengujian kadar mayana. Variabel yang diamati adalah anthelmiltik. Daun mayana mempunyai kandungan senyawa tanin, saponin, steroid, terpenoid, flavonoid dan minyak atsiri. Kemampuan tanin daun mayana dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme atau aktivitas enzim dan merusak membran. Membran cacing yang rusak karena tanin meyebabkan cacing paralisis yang akhirnya mati. Pemberian daun mayana dengan kandungan tanin 1,19% dapat digunakan sebagai anthelmitik pada parasit cacing. Kata kunci : Daun Mayana, Parasit, tanin Abstract Animal diseases that are quite detrimental are worm parasitic diseases, so there is a need for herbal treatments. One of the natural ingredients used as an anthelmintic is Mayana Leaves (Solenostemon scutellarioides (L)). Mayana leaves (Solenostemon scutellarioides (L)) also contain tannins. In the past few years, there have been developments related to the use of tannins as an anti-melting agent. This study is to determine the extent of Mayana leaf's ability (Solenostemon scutellarioides (L)) which is used as an anti- parasitic treatment in livestock. The data processing and analysis techniques used in this study are historical methods using primary and secondary sources as the object of research and testing of mayana leaf tannin (Solenostemon scutellarioides, L.). The variable observed is anthelmintic. Mayana leaves (Solenostemon scutellarioides, L.) contain tannins, saponins, steroids, terpenoids, flavonoids and essential oils. The ability of tannins Mayana leaves (Solenostemon scutellarioides, L.) can inhibit the growth of microorganisms or enzyme activity and damage the membrane. Worm membranes are damaged because tannins cause paralytic worms that eventually die. Giving Mayana leaves (Solenostemon scutellarioides, L.) with 1.19% tannin content can be used as an anthelmintic for worm parasites Keywords: Worm parasites, Mayana leaves Solenostemon scutellarioides (L), tannins. 1. PENDAHULUAN Salah satu penyakit ternak yang cukup merugikan adalah penyakit parasit cacing, penyakit ini berbeda dengan penyakit ternak yang disebabkan oleh virus dan bakteri, karena kerugian ekonomis yang disebabkan oleh virus dan bakteri dapat diketahui dengan mudah melalui kematian ternak (Arifin dan Soedarmono, 1982). Pengendalian penyakit cacing sangat tergantung pada frekuensi pemberian obat cacing ( antelmintik) secara rutin dan teratur. Pemakaian antelmintik yang salah dalam pengendalian parasit cacing menyebabkan timbulnya populasi parasit yang resisten pada hewan terhadap antelmintik, brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Elektronik Jurnal Universitas Musamus Merupakan