E-ISSN - 2654-9751 Vol 4 (1) April 2021 Avalilable Online http://jurnal.mercubaktijaya.ac.id/index.php/mercusuar 1 STUDI KASUS: IBU NIFAS DENGAN INFEKSI LUKA PERINEUM Agustin Dwi Syalfina 1* , Dian Irawati 2 , Sari Priyanti 3 , Ainul Churotin 4 1*2 Prodi S1 Kebidanan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit 3 Prodi profesi kebidanan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit 4 Prodi D3 Kebidanan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit * Email korespondensi: agustinpipin2@gmail.com ABSTRACT Infection during the puerperium is one of the causes of the high maternal mortality rate. The incidence of infection during the puerperium is caused by suture wounds in the infected perineum. Perineal injury due to tear or episiotomy. If the wound is not properly treated, namely by keeping the genital area clean and dry, bacteria can multiply in the wound area. This study aims to describe the midwifery care of postpartum mothers with perineal infection. This research was conducted with a case study approach to the research subject Mrs. "K" aged 23 years in Randugenengan Village, Dlanggu District, Mojokerto Regency. Data collection was carried out by looking at the cohort, conducting home visits, and conducting an examination of 4 visits then the data were analyzed with related research. The results of the second visit to Mrs. "K" showed signs of infection in the perineal wound, including complaints of pain and discomfort in the genitalia area, open suture wounds, there was pus, the perineal skin looked red and smelly. Management carried out daily wound care. Perform vulva hygiene, teach to a diet high in protein. Midwives need to make regular postpartum visits to detect signs of complications early so that the mother and baby remain in good health. Keywords: Midwifery Care; Postpartum; Perineal Infection ABSTRAK Infeksi pada masa nifas adalah salah satu penyebab tingginya angka kematian ibu. Kejadian infeksi pada masa nifas yang terbanyak disebabkan luka jahitan pada perineum yang terinfeksi. Luka perineum karena robekan atau episiotomi. Luka tersebut apabila tidak dilakukan perawatan secara baik yaitu dengan cara menjaga tetap bersih dan kering daerah genitalia maka bakteri dapat berkembang biak di daerah luka tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan infeksi perineum. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi kasus pada subyek penelitian Ny “K” Usia 23 tahun di Desa Randugenengan kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat kohort, melakukan kunjungan rumah dan melakukan pemeriksaan sebanyak 4 kali kunjungan kemudian data dianalisis dengan penelitian terkait. Hasil kunjugan ke 2 pada Ny “K”menunjukkan tanda infeksi pada luka perineum antara lain adanya keluhan nyeri dan tidak nyaman pada daerah genitalia, tampak luka jahitan terbuka, ada nanah, kulit perineum tampak merah dan berbau.