140 KONFLIK BATIN HANSHIRO TSUGUMO DAN CHIJIWA MOTOME DALAM FILM HARAKIRI: DEATH OF A SAMURAI KARYA TAKASHI MIIKE Riska Meiwati Sri Oemiati sri.oemiati@dsn.dinus.ac.id Fakultas Ilmu Budaya Universitas Dian Nuswantoro Abstract: This study examines internal conflict by Hanshiro Tsugumo and Chijiwa Motome. The purpose of this analysis is to know about internal conflict of Chijiwa Motome and Hanshiro Tsugumo. This analysis use data resources “Harakiri : Death of a Samurai” created by Takashi Miike. The problem of internal conflict of Chijiwa Motome and Hanshiro Tsugumo in the HARAKIRI : Death of a Samurai, where analyzed using personality theory including id, ego, superego. In the internal conflict there is a conflict between id and superego which its ego function is unstabil. Based on analysist result that Chijiwa Motome feel internal conflict because he want get a money to fixed his wife and baby, so he did false harakiri in the iyi‟s klan‟s place. Hanshiro Tsugumo‟s internal conflict is his desire to revenge iyi‟s klan because of the death of Chijiwa Motome. Keyword: Phsyco analysis, Internal conflict, id, ego, superego Psikologi sastra merupakan bidang interdisipliner antara ilmu sastra dan psikologi. Psikologi sastra memiliki tiga pendekatan yaitu: pendekatan ekspresif yang mengkaji psikologi pengarang, pendekatan tekstual yang mengkaji psikologi tokoh cerita, dan pendekatan reseptif yang mengkaji psikologi pembaca (Endraswara, 2008: 99). Psikologi telah menyentuh semua aspek kehidupan, psikologi juga mempengaruhi kehidupan manusia melalui hukum dan peraturan yang berlaku di masyarakat. Sebagian besar karya sastra lahir dari adaptasi kehidupan masyarakat, bahkan bisa dikatakan karya sastra sebagai sejarah perjalanan kehidupan manusia yang hakiki. Menurut Max Milner (1992:20) dalam buku Freud dan Interpretasi Sastra yang diterjemahkan oleh Apsanti dkk, dalam sastra kita mengetahui apa yang tidak kita ketahui tentang diri kita sendiri. Sastra menyajikan kebenaran, kebenaran yang tidak diakui dan di situlah letak kekuatan sastra. Tokoh-tokoh dalam karya sastra juga diadaptasi dari perjalanan kehidupan manusia yang sarat konflik bahkan masalah kejiwaan. Kondisi kejiwaan yang dialami para tokoh, dapat mengalami perubahan tergantung pada situasi yang dihadapi. Pada dasarnya psikologi sastra brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya