Rekayasa Sipil, Vol. 10 No. 2 . September 2021 Pp 73-78 p-ISSN 2252-7699 e-ISSN 2598-5051 DOI: http://dx.doi.org/10.22441/jrs.2021.v10.i2.04 73 Analisis Kinerja Biaya dan Waktu Menggunakan Earned Value Concept pada Pekerjaan Renovasi Taman Kota Bangkinang Siska Rahayu Ningsih 1 , Gusneli Yanti 1* , Muthia Angraini 1 1 Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning Email: gusneli@unilak.ac.id Abstract Renovation work is being carried out at Bangkinang City Park, to beautify the city park which is one of the places currently visited in Kota Bangkinang. On the 13th week of work, the project achievement reached 19,689% while the plan achievement was 33,673%, there was a deviation of -13.984%. The purpose of this study is to determine the performance index and completion of construction projects against costs and times. The research method used Earned Value method which integrates aspects of cost, time, and job performance. The results of performance control are reviewed for 6 weeks, starting from week 13 to week 19 by collecting data in the form of ACWP, BCWP, and BCWS values. At week 19 the schedule performance index was 0.3302 (SP1 <1). The cost performance index is valued at 0.915 (CPI <1). Analysis of the estimated completion time produces a calculation that is around ± 34 weeks, which means that the work is delayed for ± 15 weeks. The estimated cost for completion of the Bangkinang City Park Renovation Project with an additional fine of Rp. 5,855,386,831.03, this value is greater than the planned project budget with a difference of Rp. 825,068,893.89. Key words: cost performance, time performance, earned value concept Abstrak Taman Kota Bangkinang sedang dilakukan pekerjaan renovasi, untuk memperindah taman kota yang merupakan salah satu tempat yang saat ini ramai dikunjungi di Kota Bangkinang. Pada Minggu ke-13 pekerjaan, prestasi proyek mencapai 19,689% sedangkan prestasi rencana 33,673%, proyek mengalami deviasi -13,984%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui indeks kinerja dan penyelesaian proyek konstruksi terhadap biaya dan waktu. Metode penelitian menggunakan metode Earned Value yang mengintegrasikan aspek biaya, waktu dan prestasi pekerjaan. Hasil Pengendalian kinerja ditinjau selama 6 minggu dimulai dari minggu ke 13 sampai dengan minggu ke 19, dengan mengumpulkan data berupa nilai ACWP, BCWP dan BCWS. Pada minggu ke-19 menunjukkan Indeks Kinerja jadwal bernilai 0,3302 (SP1<1). Indeks Kinerja biaya bernilai 0,915 (CPI < 1). Analisis perkiraan waktu penyelesaian menghasilkan perhitungan yaitu sekitar ± 34 minggu yang artinya pekerjaan mengalami keterlambatan selama ± 15 minggu. Perkiraan biaya sampai selesai Proyek Renovasi Taman Kota Bangkinang dengan tambahan biaya denda sebesar Rp 5.855.386.831,03 nilai ini lebih besar dibandingkan dengan rencana anggaran proyek dengan selisih sebesar Rp 825.068.893.89. Kata kunci: kinerja biaya, kinerja waktu, konsep nilai hasil I. PENDAHULUAN Pertambahan penduduk perkotaan semakin meningkat dari waktu ke waktu sehingga dapat memberikan implikasi terhadap tingginya tekanan pemanfaatan ruang kota. Ruang Terbuka Hijau (RTH) salah satunya yang perlu mendapat perhatian. Ruang terbuka hijau berupa taman kota memiliki fungsi ekologis, ekonomi dan planologis. Taman kota yang dipelihara dengan baik dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai wahana edukasi sejarah sekaligus sebagai area publik untuk berolahraga dan berekreasi (Febriarto, 2019). Taman Kota sedang dilakukan renovasi untuk memperindah taman kota yang menjadi salah satu tempat wisata, Pekerjaan renovasi taman kota Bangkinang tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp. 5.533.350.000,00- (Lima Milyar Lima Ratus Tiga Puluh Tiga Juta Tiga Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) dengan masa kerja selama 180 (seratus delapan puluh) hari kalender yang dimulai pekerjaan pada tanggal 24 Juni 2020. Pada Minggu ke-13 pekerjaan, prestasi proyek mencapai 19,689% sedangkan prestasi rencana 33,673%, proyek mengalami deviasi -13,984%. Ini menjelaskan bahwa proyek mengalami keterlambatan. Salah satu penyebab keterlambatan pada proyek ini adalah terlambatnya progres pekerjaan porticoleaders corner (monumen perjuangan rakyat) yang mana pekerjaan tersebut sudah