Publica: Jurnal Administrasi Pembangunan dan Kebijakan Publik, Vol. 12 No. 2 Agustus 2021 151 MODEL KOMUNIKASI PENANGANAN KEKERASAN PEREMPUAN STUDI DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK THE COMMUNICATION MODEL ON HANDLING VIOLENCE AGAINST WOMEN, STUDIED AT THE WOMEN EMPOWERMENT AGENCY AND CHILD PROTECTION Kiky Reskianti Indra Pratama 1) , La Tarifu 2) , Muhammad Zein Abdullah 3) 1) Alumni Program Studi Administrasi Publik Pascasarjana UHO Kendari; e-mail : reskiantikiky@gmail.com 2) Dosen Program Studi Administrasi Publik Pascasarjana UHO Kendari; e-mail : latarifu@uho.ac.id 3) Dosen Program Studi Administrasi Publik Pascasarjana UHO Kendari; e-mail: zein_unhalu@yahoo.co.id ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis model komunikasi penanganan kekerasan terhadap perempuan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan informan sebanyak 5 orang yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Adapun metode pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, studi dokumen, dan observasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara kualitatif melalui model analisis data interaktif yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model komunikasi penanganan kekerasan terhadap perempuan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kendarimenggunakan model komunikasi interaksional yang menggambarkan komunikasi sirkuler yang berlangsung secara berputar dan interaktif antara para pelaku komunikasi yaitu perempuan korban kekerasan dengan petugas penanganan kekerasan terhadap perempuan dengan melibatkan mitra kerja yang menyediakan layanan rujukan yang tidak tersedia di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kendari. Kata Kunci: Model Komunikasi, Kekerasan, Perempuan ABSTRACT This study aims to identify and analyze the communication model on handling violence against women in the women's empowerment agency and child protection in Kendari City.This study used a qualitative approach with 5 informants who were determined by purposive sampling.The data collection methods in this study were obtained through interviews, document studies, and observations. The data that has been collected is analyzed qualitatively through an interactive analysis model consisting of data reduction, data presentation and recap conclusion.The results of this study showed that the communication model on handling violence against women at the Kendari City Women Empowerment and Child Protection Service is an interactional model that describes circular communication that takes place in a circular and interactive way between communication actors, namely women victims of violence and officers