29 Penentuan Jarak Terpendek Pada Distribusi Roti Dengan Menggunakan Algoritma Genetika (Study Kasus : Harum Bakery) Nurhidayati Program Studi Informatika Universitas PGRI Yogyakarta Yogyakarta, Indonesia nurhidaa08@gmail.com Nurirwan Saputra Program Studi Informatika Universitas PGRI Yogyakarta Yogyakarta, Indonesia nurirwan@upy.ac.id Ahmad Riyadi Program Studi Informatika Universitas PGRI Yogyakarta Yogyakarta, Indonesia Ahmadchasna@gmail.com Abstrak— Pencarian rute terpendek merupakan suatu permasalahan optimasi mencari rute minimum yang diperlukan untuk mencapai tempat tujuan berdasarkan beberapa jalur alternative yang tersedia. Salah satu permasalahan dari Harum Bakery ini adalah pencarian rute terpendek dalam distribusi roti. Pada pencarian rute distribusi roti dibutuhkan jarak tempuh yang pendek dan terhindar dari kemacetan agar segera tiba di tempat tujuan. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan observasi ke Harum Bakery dan wawancara kepada pemilik Harum Bakery. Tahap pengembangan aplikasi meliputi analisis, perancangan sistem, implementsi dan pengujian. Rancangan tersebut telah diimplementasikan dengan bahasa pemprograman PHP, HTML, dan database MySQL serta dilakukan pengujian program dengan menggunakan black box test dan alpha test. Untuk memecahkan salah satu permasalahan pencarian rute terpendek ini digunakan algoritma genetika. Algoritma genetika merupakan salah satu algoritma yang digunakan untuk menyelesaikan masalah optimasi. Penelitian ini dapat menghasilkan penentuan jarak terpendek pada jalur distribusi roti di Harum Bakery ini dengan menggunakan algoritma genetika yang dilengkapi dengan tampilan peta darimana supplier memulai pendistribusian roti tersebut berbasis Website. . Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai terbanyak hasil uji coba yang dilakukan yaitu uji coba tampilan aplikasi 50% menjawab sangat menarik, 50% menjawab menarik, kemudahan menjalankan program 57% menjawab sangat mudah, 43% menjawab mudah dan manfaat program dapat menghemat waktu 2,94% dan menghemat bahan bakar 6,25%. Kata kunci— Algoritma Genetika, Rute Terpendek, Optimasi Waktu, Website. I. PENDAHULUAN Roti merupakan salah satu produk makanan yang terbuat dari tepung terigu yang diberi ragi dan kemudian dipanggang. Pada masa sekarang ini roti menjadi salah satu produk pangan yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Harum Bakery merupakan salah satu yang tempat produksi roti yang beralamat di Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Harum Bakery berdiri pada tahun 2015 yang dikelola oleh Saudara Tulus Kurniawan. Usaha yang dikelola sekitar 4 tahunan ini sudah berkembng sangat pesat. Setiap hari Harum Bakery ini mendistribusikan roti tersebuat ke 50 toko di sekitar Sleman. Dengan banyaknya tempat yang akan didistribusikan mengakibatkan kesulitan dalam memilih rute yang terlebih dahulu yang akan di lalui. Sehingga di penelitian ini bertujuan untuk lebih mengoptimalkan waktudistribusi dan menghemat bahan bakar transpoirtasi. Pencarian rute terpendek merupakan suatu permasalahan optimasi mencari rute minimum yang diperlukan untuk mencapai tempat tujuan berdasarkan beberapa jalur alternatif yang tersedia. Salah satu permasalahan pencarian rute terpendek adalah rute distribusi roti. Pada pencarian rute distribusi roti dibutuhkan jarak tempuh yang pendek dan terhindar dari kemacetan agar segera tiba di tempat tujuan. Untuk memecahkan permasalahan pencarian rute terpendek ini digunakan algoritma genetika. Algoritma genetika meniru cara kerja proses genetika pada makhluk hidup, dimana terdapat proses seleksi, crossover dan mutasi untuk mendapatkan kromosom terbaik pada suatu generasi [1]. Berdasarkan penjelasan dari berbagai sudut diatas, maka penulis tertarik untuk membuat sebuah Algoritma Genetika, sekaligus mengangkat kasus ini menjadi tugas akhir dengan judul. “Penentuan Jarak Terpendek Pada Jalur Distribusi Roti dengan Menggunakan Agoritma Genetika” yang berstudi kasus di Harum Bakery yang beralamat di Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. II. TINJAUAN PUSTAKA Penelitian dengan judul“Implementasi Algoritma Genetika Untuk Pencarian Rute Berdasarkan Waktu Tercepat Objek Wisata Di Kabupaten Ngawi”dalam penelitian ini bertujuan untuk pencarian rute tercepat yang dibangun dengan metode algoritma genetika, dapat menyelesaikan permasalahan rute optimal karena aplikasi ini dapat memberikan waktu yang efisien menuju tujuan[2]. Penelitian dengan judul “Aplikasi Pencarian Rute Terpendek Menggunakan Algoritma Genetika” dengan penelitian ini mencari rute terpendek yang akan dilalui oleh petugas pemadam kebakaran di wilayah Kota Pontianak dengan memperhatikan kondisi jalan yaitu waktu kemacetan dan panjang ruas jalan. Pencarian rute terpendek dilakukan berdasarkan titik awal, titik tujuan dan waktu keberangkatan. Pada penelitian ini, metode seleksi yang digunakan adalah roulette wheel dan elitisme. Metode crossover yang digunakan yaitu Partially Mapped Crossover (PMX) dengan probabilitas crossover 0,6 dan probabilitas mutasi 0,01. Berdasarkan hasil penelitian, rute terpendek merupakan rute tercepat tetapi jarak terpendek tidak berarti rute terpendek karena memperhitungkan faktor nilai bobot kemacetan jalan[1]. Penelitian dengan judul “Penerapan Algoritma Genetika Untuk Permasalahan Optimasi Distribusi Barang Dua Tahap”. Algoritma genetika diterapkan pada kasus distribusi barang dua tahap untuk mengoptimasi rute distribusi barang untuk mendapatkan biaya distribusi minimum. Optimasi rute distribusi menggunakan algoritma genetika menggunakan