KURVATEK Vol. 6. No. 2, November 2021, pp.183-192 E-ISSN: 2477-7870 P-ISSN: 2528-2670 183 Received August 23, 2021; Revised November 28, 2021; Accepted November 29, 2021 KARAKTERISTIK GEOLOGI TEKNIK DESA KATEKAN, KECAMATAN GANTIWARNO, KABUPATEN KLATEN, PROVINSI JAWA TENGAH Wisnu Aji Dwi Kristanto*, Fandika Agustiyar, Ayu Damayanti, Vanya Cesaria Evelina Sari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta *Email: wisnuaji@upnyk.ac.id Abstrak Informasi karakteristik geologi teknik lahan diperlukan untuk menggambarkan respon lahan terhadap berbagai aspek yang dibebankan terhadap lahan dari sudut pandang geologi dan keteknikan. Informasi ini merupakan salah satu dasar penentuan kesesuain lahan terhadap penggunaan lahan. Berdasarkan tujuan menyajikan data dasar sebagai bahan evaluasi kesesuaian lahan terhadap penggunaan lahan, perlu dilakukan penyelidikan karakteristik geologi teknik. Desa katekan dengan pertumbuhan penduduknya yang pesat membutuhkan pembangunan berbagai sarana penunjang hidup. Hal ini dibuktikan dengan banyak dibangun rumah baru di berbagai area desa serta pembuatan akses jalan dengan bahan cor maupun aspal. Pembangunan yang terjadi, tidak sedikit menggunakan lahan pertanian yang memiliki material tanah kaya lempung. Banyak terjadi permasalahan dalam pembangunan diantaranya: keretakan rumah, rekahan pada jalan, dan keberadaan genangan air. Permasalahan ini perlu dilakukan penyelidikan kesesuaian lahan dengan metode pemetaan lapangan secara kuantitatif, pengambilan sampel tanah dan batuan, serta data geologi teknik lainnya untuk dianalisis sehingga diketahui karakteristik geologi teknik daerah Katekan sebagai bahan evaluasi dan penentuan langkah lanjutan. Penyelidikan karakteristik geologi teknik Desa Katekan menghasilkan informasi diantaranya: sebaran satuan batuan berupa endapan aluvial variasi lempung, lanau, pasir, dan kerikil dengan nilai daya dukung tanah dan atau batuan 764-3873 kg/m 2 . Kata kunci: Karakteristik, Geologi, Geologi Teknik, Pembangunan, Katekan Abstract Engineering geological characteristics information of the land is needed to describe the response of the land to various aspects imposed on the land from the geological and engineering point of view. This information is one of the basis for determining land suitability for land use. Based on the purpose of presenting basic data as material for evaluating land suitability for land use, it is necessary to investigate the characteristics of engineering geology. Katekan village with its rapid population growth requires the construction of various life support facilities. This is evidenced by the construction of many new houses in various village areas as well as the construction of access roads with cast and asphalt materials. The development that occurs, not a few uses agricultural land which has clay-rich soil material. Many problems occur in the construction including: house cracks, cracks in the road, and the presence of puddles. This problem needs to be investigated for land suitability using quantitative field mapping methods, soil and rock sampling, as well as other engineering geological data to be analyzed so that the technical geological characteristics of the Katekan area are known as material for evaluation and determining further steps. Investigation of the engineering geology characteristics of Katekan Village yielded information including: the distribution of rock units in the form of alluvial deposits of variations in clay, silt, sand, and gravel with a carrying capacity of soil and/or rock 764-3873 kg/m 2 . Keywords: Characteristics, Geology, Engineering Geology, Construction, Katekan 1. Pendahuluan Secara garis besar jumlah penduduk mengalami peningkatan meskipun terdapat sejumlah kebijakan kependudukan disuatu pihak yang berdampak mengalami penurunan pertumbuhan penduduk baik secara langsung maupun secara tidak langsung [1]. Peningkatan penduduk menyebabkan terjadinya dorongan untuk membuka lahan yang biasa disebut dengan tekanan penduduk [2]. Peningkatan jumlah penduduk disebabkan baik faktor alami dan juga faktor migrasi yang mempengaruhi persediaan tempat tinggal [3]. Dalam perencanaan pembangunan dan segala bentuk aktivitas manusia yang membutuhkan lahan, erat kaitannya dengan geologi lingkungan. Hal tersebut didasari oleh peran penting yang dipegang oleh pengetahuan akan geologi lingkungan sebagai kunci utama khususnya dalam pembangunan infrastruktur dan lain sebagainya [4]. Tidak dapat dipungkiri akan berimbas terjadinya bencana alam seperti halnya ketidakstabilan lereng dan erosi. Hal tersebut dikarenakan adanya pemotongan lereng dan pembukaan lahan. [5] Dengan adanya geologi teknik maka akan dapat dilihat informasi secara umum tentang kondisi