PENGELOMPOKAN PROVINSI BERDASARKAN PENYAKIT MENULAR DAN PENYAKIT TIDAK MENULAR UNTUK UPAYA PENGENDALIAN PENYAKIT DENGAN PENDEKATAN MULTIDIMENSIONAL SCALING (MDS) Provincial Grouping Based On Communicable and Non- Communicable Diseases For Disease Control Effort using the Multidimensional Scaling (MDS) Approach Herti Maryani, Lusi Kristiana, Astridya Paramita, Pramita Andarwati, Nailul Izza UPF Inovasi Teknologi Kesehatan, Badan Litbang Kesehatan, Kemenkes RI. Naskah masuk: 30 Desember 2020 Perbaikan: 1 April 2021 Layak terbit: 20 September 2021 https://doi.org/10.22435/hsr.v24i3.4196 ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah melakukan pengelompokan provinsi di Indonesia berdasarkan prevalensi penyakit menular (PM) dan penyakit tidak menular (PTM) dalam upaya pengendalian penyakit. Hasil pengelompokan dapat diketahui prioritas wilayah pengendalian PM dan PTM berdasarkan tujuh variabel terkait PM dan 10 variabel terkait PTM dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jenis penelitian ini adalah cross-sectional menggunakan data sekunder Riskesdas 2018. Analisis pengelompokan provinsi menggunakan Multidimensional Scaling (MDS). Analisis MDS menghasilkan empat kelompok provinsi berdasarkan prevalensi PM dan PTM. Kelompok provinsi dengan prevalensi PM tertinggi (kelompok 2) adalah NTT, Kalimantan Tengah, Maluku, Papua Barat dan Papua. Kelompok propinsi dengan prevalensi PTM tertinggi (kelompok 3) adalah Bangka Belitung, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Utara. Kedua kelompok provinsi ini merupakan kelompok provinsi prioritas dalam pengendalian PM dan PTM. Pada kelompok provinsi dengan PM tertinggi, fokus pengendalian PM adalah ISPA, hepatitis, malaria dan filariasis. Fokus pengendalian untuk PTM adalah asma, kanker, diabetes, penyakit jantung, hipertensi, stroke, gagal ginjal kronis, dan penyakit sendi. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel analisis faktor risiko PM dan PTM dengan menggunakan metode MDS untuk membantu memberi gambaran yang lebih lengkap pada pengelompokan wilayah. Diperlukan koordinasi sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk percepatan upaya pengendalian PM dan PTM di kelompok wilayah prioritas. Kata kunci: penyakit menular, penyakit tidak menular, pengelompokan provinsi, Multidimensional Scaling. ABSTRACT This study aims to group provinces in Indonesia based on the prevalence of communicable and non-communicable diseases (CDs and NCDs) for disease control efforts. The results of grouping can find out the priority of communicable and non-communicable disease control areas based on seven variables related to infectious diseases and ten variables related to NCDs based on Basic Health Research 2018. A Multidimensional Scaling (MDS) technique was used as the analytical strategy. The MDS analysis resulted in four groups of provinces based on the prevalence of CDs and NCDs. Provincial groups with the highest prevalence of infectious diseases (group 2) were NTT, Central Kalimantan, Maluku, West Papua, and Papua. Provincial groups with the highest NCDs prevalence (group 3) were Bangka Belitung, DKI Korespondensi: Herti Maryani UPF Inovasi Teknologi Kesehatan, Badan Litbang Kesehatan, Kemenkes RI E-mail: hertimaryani7@gmail.com 213