NOKEN e-ISSN 2745-7788 Jurnal Pengelolaan Pendidikan JUNI 2021 Volume 2 (1): 1122 PENGUSAHA PEREMPUAN SEBAGAI AGEN PERUBAHAN: STUDI KOMPARASI PERAN PEREMPUAN SEBAGAI WIRAUSAHA SOSIAL DI NEGARA BERKEMBANG REMBULAN CATRA BANYU BIRU* 1) , RAHMAT FAHMI* 2) , EKO SULISTIONO 3) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Cenderawasih, Jayapura e-mail: 3 ekosulistiono@upi.edu *) Korespondensi: 1 rembulancatrabanyubiru@upi.edu; 2 rahmatfahmi@upi.edu ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah sosial yang dihadapi beberapa negara berkembang. Kontribusi pengusaha perempuan sangat berperan penting. Kewirausahaan perempuan dapat dikatakan sebagai agen perubahan karena memainkan peran penting dalam pembangunan sosial ekonomi dan dalam pengentasan kemiskinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkomparasikan peran perempuan sebagai wirausaha sosial di negara berkembang. Objek penelitian ini adalah pengusaha perempuan dari negara-negara berkembang yaitu Indonesia, Malaysia, Sub-saharan Africa, India, dan Kamerun. Content analysis merupakan metode yang digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengusaha perempuan di negara berkembang telah memberikan kontribusi yang signifikan kepada masyarakat mereka dengan mengadopsi model bisnis untuk menawarkan solusi kreatif untuk masalah sosial yang dihadapi. Dengan kata lain pengusaha perempuan telah menjadi agen perubahan dalam masyarakat. Temuan baru yang didapatkan bahwa dalam konteks kewirausahaan sosial perempuan lebih cocok untuk memimpin usaha sosial. Kata Kunci: pengusaha perempuan; agen perubahan; wirausaha sosial; usaha sosial ABSTRACT This research is motivated by the social problems faced by several developing countries. The contribution of women entrepreneurs is very important. Women's entrepreneurship can be said to be an agent of change because it plays an important role in socio-economic development and in poverty alleviation. The purpose of this study is to compare the role of women as social entrepreneurs in developing countries. The object of this research is women entrepreneurs from developing countries, namely Indonesia, Malaysia, Sub-Saharan Africa, India, and Cameroon. Content analysis is a method used to analyze data. The results show that women entrepreneurs in developing countries have made a significant contribution to their society by adopting business models to offer creative solutions to social problems at hand. In other words, women entrepreneurs have become agents of change in society. The new findings show that in the context of social entrepreneurship, women are more suitable to lead social enterprises. Keywords: women entrepreneurs; change agents; social entrepreneurs; social enterprises PENDAHULUAN Perempuan adalah kelompok terbanyak yang memiliki masalah besar dalam hal pengangguran, tidak hanya karena pendidikan tetapi juga perempuan pekerja sering mendapatkan gaji diskriminasi yang biasanya brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Elektronik Universitas Cenderawasih