Jurnal Sains Teknologi & Lingkungan Available online http:// jstl.unram.ac.id ISSN :2477-0329, e-ISSN : 2477-0310 Terakreditasi Kemenristek-DIKTI SINTA 4 Nomor: 28/E/KPT/2019 Special Issue pp: 223-242 Oktober 2021 DOI: https://doi.org/10.29303/jstl.v0i0.274 Keanekaragaman dan Pola Sebaran Moluska (Gastropoda dan Bivalvia) yang Berasosiasi Pada Ekosistem Mangrove di Pesisir Selatan Lombok Timur Diversity and Distribution Patterns of Molluscs (Gastropods and Bivalves) Associated with Mangrove Ecosystems on the South Coast of East Lombok Wayan Pasek Eka Sedana Putra*, Didik Santoso, Abdul Syukur Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia *Corresponding Author Email : wayanpasekeka@gmail.com Manuscript received: 08-09-2021. Accepted: 27-10-2021 ABSTRAK Ekosistem mangrove memiliki peran penting di daerah pesisir. Mangrove memiliki fungsi sebagai tempat berlindung, mencari makan, dan berkembang biak berbagai biota akuatik. Kerusakan hutan mangrove dapat menyebabkan pelayaan ekosistem mangrove akan semakin berkurang, khususnya bagi kehidupan moluska. Moluska adalah salah satu biota asosiasi mangrove yang kehidupannya dipengaruhi oleh keberadaan hutan mangrove. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekragaman moluska serta hubungan kepadatan moluska dengan kepadatan mangrove yang terdapat pada ekosistem mangrove pesisir selatan Lombok Timur. Pengambilan sampel moluska menggunakan metode quadrate sampling secara purposive sampling dengan memperhatikan spesies mangrove yang terdapat dalam plot pengamatan. Data yang telah dikoleksi dianalisis dengan indeks keanekaragaman, pola sebaran, asosiasi, dan koefisien korelasi pearson. Selanjutnya dilakukan analisis regresi linier sederhana dengan variable independen (x) kepadatan mangrove dan variable dependen (y) kepadatan moluska. Hasil penelitian ini adalah ditemukannya 22 spesies moluska yang terdiri dari 17 spesies gastropoda dan 5 spesies bivalvia. Kepadatan moluska di ekosistem mangrove pesisir selatan Lombok Timur adalah 44.50±2.63 ind./m2. Indeks keanekaragaman di lokasi penelitian tergolong sedang dengan nilai berkisar 1. 99 – 2.46. Pola sebaran moluska di lokasi penelitian adalah mengelompok dengan nilai Id > 1. Terdapat 8 spesies moluska yang berasosiasi dengan 3 spesies mangrove dari 22 spesies moluska yang ditemukan. Persamaan regresi linier y = 0.084x – 0.2963 dengan nilai koefisien korelasi pearson (r) 0,95 menggambarkan hubungan yang kuat antara variabel independen (x) kepadatan mangrove dengan variabel dependen (y) kepadatan molusk. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan yang signifikan antara kepadatan mangrove dan kepadatan moluska yang ditunjukan dengan nilai fhitung (41.01) > ftabel (7.70) dan P value (0.003) < α (0.05). Kata kunci : kepadatan moluska; keanekaragaman; asosiasi; polas sebaran