Volume 7, Nomor 2 (2021): Jurnal Bungamputi | 46 PENGARUH MEDIA LOOSE PARTS TERHADAP PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK BESSE NIRMALA & MAESTRI SABRINA (Staf Pengajar Prodi PG PAUD & Alumni) ABSTRAK Masalah dalam artikel ini adalah perkembangan kreativitas anak dengan kategori rendah. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui pengaruh media loose parts terhadap pengembangan kreativitas anak. Artikel ini membahas mengenai penggunaan media loose parts terhadap pengembangan kreativitas anak dikelompok B2 TK Bina Anak Bangsa Palu. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian kuantitatif, dengan subjek 15 orang anak yang terdiri dari 8 anak laki-laki dan 7 anak perempuan, terdaftar pada tahun ajaran 2020/2021. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui (1) observasi (2) wawancara dan (3) dokumentasi. Selanjutnya uji hipotesis penelitian yang digunakan yakni uji-t berpasangan (praired sampel t-test) hasil rekapitulasi pengembangan kreativitas anak sebelum diberikan perlakuan, terdapat 6,67% kategori ST, terdapat 22,22% kategori T, terdapat 35,56% kategori S, dan terdapat 35,55% kategori R. Sesudah perlakuan terdapat 37,78% kategori ST, terdapat 51,11% kategori T, terdapat 11,11% kategori S, dan 0% kategori R. Hasil perhitungan uji-t diperoleh nilai t hitung ≥ t tabel (7,466 > 1.76131). Maka H 0 ditolak dan H 1 diterima, yang berarti terdapat pengaruh media loose parts terhadap pengembangan kreativitas anak di kelompok B2 TK Bina Anak Bangsa Palu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media loose parts terhadap pengembangan kreativitas anak. Kata kunci: pendidikan anak usia dini, media loose parts, kreativitas anak PENDAHULUAN Pada akhir tahun 2019 muncul infeksi virus secara global yang menyebar secara cepat di seluruh dunia, virus tersebut dinamakan Covid-19. Pandemi Covid-19 membawa pengaruh kepada semua aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menerbitkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pendidikan dalam masa darurat Coronavirus disease (Covid-19) untuk mencegah penularan Covid-19. Salah satu pokok penting adalah terkait belajar dari rumah. Adapun aktivitas dan tugas pembelajaran dapat bervariasi antar peserta didik,