Journal of Global Sustainable Agriculture, 1(2): 67-71, Juli 2021 E-ISSN: 2775-3514 DOI: https://doi.org/10.32502/jgsa.v1i2.3265 P-ISSN: 2775-3522 67 Pengaruh Kombinasi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Mucuna Bracteata Dengan Pemberian Pupuk Bekas Cacing Planting Media Combination Effect on the Growth of Mucuna Bracteata Seeds by Applying Vermicompost Hendy Rianto 1) , Anna Kusumawati 1)* 1) Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan D-IV, Politeknik LPP Yogyakarta *Penulis korespondensi: kusumawatianna@gmail.com Received March 2021, Accepted July 2021 ABSTRAK Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi media tanam terhadap pertumbuhan Mucuna bracteata dengan pemberian pupuk bekas cacing. Penelitian dilaksanakan di kebun praktek Politeknik LPP Yogyakarta, Wedomartani, Yogyakarta selama 2 bulan dimulai pada bulan September sampai dengan Oktober 2019. Metode penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial dengan lima perlakuan. Perlakuan dalam penelitian ini yaitu kombinasi media tanam, antara tanah dengan pupuk bekas cacing (kascing), yaitu P0 (100% tanah), P1 (80% tanah dan 20% pupuk kascing), P2 (60% tanah dan 40% pupuk kascing), P3 (40% tanah dan 60% pupuk kascing) dan P4 (20% tanah dan 80% pupuk kascing). Parameter yang diamati dalam penelitian adalah tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan bibit tanaman Mucuna bracteate dipengaruhi oleh pemberian pupuk kascing. Tinggi tanaman dan diameter batang terbanyak pada bibit Mucuna bracteate didapatkan pada perlakuan P3 (40% tanah dan 60% pupuk kascing), sedangkan jumlah daun tertinggi didapatkan dari perlakuan P4 (20% tanah dan 80% pupuk kascing). Pupuk kascing dapat meningkatkan daya sangga tanah terhadap pertumbuhan bibit Mucuna bracteate sehinnga pertumbuhan Mucuna bracteate meningkat. Kata Kunci: Pupuk bekas cacing, Mucuna bracteata, kelapa sawit, pupuk organik ABSTRACT This research was conducted to determine the effect of the combination of planting media on the growth of Mucuna bracteata by applying vermicompost. The research had been carried out in the practical garden of the Polytechnic of Lembaga Pendidikan Perkebunan, Wedomartani, Yogyakarta for 2 months from September to October 2019. The research method used a non-factorial randomized block design (RBD) with five treatments. The treatment carried out was a combination of planting media, between soil and vermicompost, namely P0 (100% soil), P1 (80% soil and 20% vermicompost), P2 (60% soil and 40% vermicompost), P3 (40% soil and 60% vermicompost) and P4 (20% soil and 80% vermicompost). The parameters observed in the study were plant height, number of leaves, and stem diameter. The results showed that the growth of Mucuna bracteate seedlings was influenced by the application of vermicompost. The highest plant height and stem diameter in Mucuna bracteate seedlings were obtained in P3 treatment (40% soil and 60% vermicompost), while the highest number of leaves was obtained from P4 treatment (20% soil and 80% vermicompost). Vermicompost can increase soil support for the growth of Mucuna bracteate seedlings so the growth of Mucuna bracteate increase. Keywords: Vermicompost, Mucuna bracteata, oil palm, organic fertilizer PENDAHULUAN Mucuna bracteata merupakan tanaman penutup tanah yang umum digunakan di perkebunan kelapa sawit. Manfaatnya tanaman ini antara lain memiliki kemampuan tumbuh yang pesat dan menekan pertumbuhan gulma, serta dapat melakukan fiksasi N dari udara sehingga dapat meningkatkan ketersediaan N (Manik et al., 2020). Penanaman Mucuna bracteata akan meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki sifat sifik tanah dan pada akhirnya dapat mengurangi erodibilitas tanah (Sakiah et al., 2017). Mucuna bracteata juga banyak dipilih karena tidak disukai oleh hewan ternak karena daunnya mengandung fenol yang tinggi. (Madusari et al., 2013). Pupuk bekas cacing (kascing) merupakan salah satu pupuk organik yang dapat digunakan. Pupuk ini dapat memberikan pengaruh terhadap sifat tanah seperti memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah, sumber tambahan unsur hara untuk tanaman, mempengaruhi kehidupan organisme dalam tanah, dan dapat meningkatkan kapasitas mengikat air tanah (Tambunan et al., 2014). Penelitian mengenai aplikasi pupuk kascing ini telah banyak dilakukan oleh peneliti. Pemberian pupuk kascing dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi hijau karena memberikan tambahan hara N, P, dan K dalam tanah (Limbong et al., 2014). Tanaman pakcoy menghasilkan bobot segar dan bobot kering tinggi dengan penambahan pupuk kascing dalam media tanam (Dominiko et al., 2018).