Vol. 6, No. 1, 2021, pp. 229-237 DOI: https://doi.org/10.29210/021045jpgi0005 Contents lists available at Journal IICET JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) ISSN: 2541-3163(Print) ISSN: 2541-3317 (Electronic) Journal homepage: https://jurnal.iicet.org/index.php/jpgi 229 The influence of principal leadership and organizational climate on teacher performance Akbariah Rahmah 1 , Muhammad Kristiawan 2 , Destiniar 3 1 Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 Unggul Sekayu, Indonesia 2 Universitas Bengkulu, Indonesia 3 Universitas PGRI Palembang, Indonesia Article Info ABSTRACT Article history: Received Jul 12 th , 2021 Revised Aug 16 th , 2021 Accepted Aug 30 th , 2021 This study examined the level of the principal's influence leadership and organizational climate on both partial and simultaneous on teacher’s performance. This study was quantitative methods. Data were analyzed using multiple linear regression formula using SPSS version 22.0 for windows. The results of this study indicate that there is a significant effect of principal leadership and organizational climate together on teacher performance with an f-count value of 114,997 f-table of 3.13. The conclusion of this study is that to improve teacher performance, principal leadership and a good organizational climate are needed. Keyword: Leadership Principal Organizational climate Teacher performance © 2021 The Authors. Published by IICET. This is an open access article under the CC BY-NC-SA license (https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Corresponding Author: Rahmah, A., Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 Unggul Sekayu, Indonesia Email: akbariahrahmah@gmail.com Introduction Penulisan artikel ini berawal dari berbagai sumber baik dari penelitian yang relevan dan kenyataan di lapangan tentang mutu pendidikan yang ada di Indonesia. Menurut Arika dalam artikelnya, hasil Program Asesmen Siswa Internasional 2018 menunjukkan kualitas pendidikan di Indonesia masih rendah, yaitu di peringkat ke-72 dari 77 negara yang disurvei (Kompas, 2020). Maka dari itu, mutu pendidikan yang ada di Indonesia saat ini perlu diperbaiki. Hasil penelitian dari Samtono (2010) menguraikan bahwa berbagai usaha telah dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional khususnya mutu sekolah salah satunya adalah melalui berbagai pelatihan dan peningkatan kualitas guru. Kenyataan di lapangan tentang mutu pendidikan yang ada di Indonesia. Menurut Arika dalam artikelnya, hasil Program Asesmen Siswa Internasional 2018 menunjukkan kualitas pendidikan di Indonesia masih rendah, yaitu di peringkat ke-72 dari 77 negara yang disurvei (Kompas, 2020). Maka dari itu, mutu pendidikan yang ada di Indonesia saat ini perlu diperbaiki. Hasil penelitian dari Samtono (2010) menguraikan bahwa berbagai usaha telah dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional khususnya mutu sekolah salah satunya adalah melalui berbagai pelatihan dan peningkatan kualitas guru. Pratami (2018) menyebutkan bahwa kinerja guru masih rendah dilihat dari presentase kelayakan mengajar diberbagai satuan pendidikan pada tingkat SMP sekitar 54,12% untuk sekolah negeri dan sekolah swasta sekitar 60,99%, mutu pendidikan dan iklim organisasi di sekolah juga bisa mempengaruhi kinerja guru, pada