Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) ISSN 2622-3740 (Online) Vol 4, No. 2, November 2021: 757-766, DOI: 10.34007/jehss.v4i2.736 http://mahesainstitute.web.id/ojs2/index.php/jehss mahesainstitut@gmail.com 757 This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 Agile Governance Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung Dalam Menangani Covid-19 Agile Governance Of Tulungagung District Health Office In Handling Covid-19 Winda Kusumawati* & Arimurti Kriswibowo Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia Diterima: 23 Mei 2021 Direview: 23 Mei 2021; Disetujui: 08 Agustus 2021 *Coresponding Email: kusumawinda99@gmail.con Abstrak Memasuki bulan November 2020, kasus Covid-19 di Kabupaten Tulungagung terjadi lonjakan diiringi dengan angka kematian yang juga ikut melonjak. Konsep Agile Governance merupakan suatu cara untuk menata tata kelola pemerintahan yang lebih baik dengan memperhatikan prinsip-prinsip yang ada di dalamnya yang terdiri dari value proposition dan agility shift, karakter pemimpin yang siap akan perubahan, pendekatan citizen centric, dan investasi SDM. Penelitian ini menjadi menarik untuk diteliti karena peneliti ingin mengetahui respon secara cepat yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung terhadap perubahan-perubahan tak terduga dalam memenuhi tuntutan dan kebutuhan masyarakat akibat pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Adapun yang menjadi sumber data primer dalam penelitian ini adalah Bapak Didik Eka S.P., S.Km., M.Si. sebagai Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung dan pihak-pihak lain terkait dan diperoleh melalui wawancara. Kemudian sumber data sekunder, yaitu dokumentasi dan angket, literatur, artikel, jurnal, serta situs di internet yang berkenaan dengan penelitian yang dilakukan. Hasil dari penelitian ini adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung merespon cepat terhadap penanganan COVID-19 dan dapat berjalan dengan menerapkan konsep Agile Governance. Kata Kunci: Covid-19; Respon; Agile Governance. Abstract Entering November 2020, the Covid-19 case in Tulungagung Regency has spiked, accompanied by a soaring death rate. The concept of Agile Governance is a way to organize better governance by paying attention to the principles in it consisting of a value proposition and agility shift, the character of a leader who is ready for change, a citizen centric approach, and human resource investment. This research is interesting to study because researchers want to know the quick response made by the Tulungagung District Health Office to unexpected changes in meeting the demands and needs of the community due to the Covid-19 pandemic. This research uses qualitative research methods with a descriptive approach. In this study using primary and secondary data. As for the primary data source in this study were Mr. Didik Eka S.P., S.Km., M.Si. as Head of the P2P Division of the Tulungagung Regency Health Office and other related parties and obtained through interviews. Then the secondary data sources, namely documentation and questionnaires, literature, articles, journals, and sites on the internet relating to the research conducted. The results of this study are that the Tulungagung District Health Office responds quickly to the handling of COVID-19 and can run by applying the concept of Agile Governance. Keywords: Covid-19; Response; Agile Governance How to Cite: Kusumawati, W., & Kriswibowo, A., (2021). Agile Governance Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung Dalam Menangani Covid-19. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS). 4(2): 757-766.