Psikostudia Jurnal Psikologi Volume 10 No. 3 | November 2021: 217-225 DOI: 10.30872/psikostudia p-ISSN: 2302-2582 e-ISSN: 2657-0963 217 Gambaran Psikologis Siswa-Siswi SMA Selama Sekolah dari Rumah Akibat Pandemi COVID-19 di Indonesia Mutiara Andini 1 & Sri Redatin Retno Pudjiati 2 1,2 Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia, Indonesia 1 Email: andini.mutiaraa@gmail.com 2 Email: retno-pj@ui.ac.id Article Info ABSTRACT Article history: Received 2 Februari, 2021 Revised 14 April, 2021 Accepted 24 Juni, 2021 School from home create new problems for high school students who experience psychological problems in dealing with various changes. Study aimed to overview the psychological condition of high school students during school from home due to COVID-19. Descriptive research with internet survey method was used in this research. Participants consisted of 201 adolescent aged 14-18 years (Mage=16.62, SD=.73). Result indicated that high school students experience negative feelings during school from home such as boredom (35.99%), tired (24.84%), sad (18.47%), and worried (11.46%). Some have positive feelings, such as happy (8.60%) and neutral feeling (0.64%). Negative feelings caused by less face-to-face interactions with teachers and friends, more assignments, internet problem, and distractions at home. This needs consideration to prevent psychological problems in adolescents as a result of school from home. Keywords: COVID-19; Psychological condition; Adolescence ABSTRAK Kata kunci Kebijakan belajar dari rumah menimbulkan masalah baru pada siswa-siswi remaja SMA yang rentan mengalami masalah psikologis dalam menghadapi berbagai perubahan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kondisi psikologis siswa-siswi SMA saat melaksanakan sekolah dari rumah pada masa pandemi COVID-19. Penelitian deskriptif dengan metode internet survei digunakan dalam penelitian ini. Partisipan berjumah 201 remaja berusia 14-18 tahun (Mage=16.62, SD=.73). Hasil menunjukkan siswa-siswi remaja SMA mengalami perasan negatif seperti bosan (35.99%), lelah (24.84%), sedih (18.47%), dan khawatir (11.46%) selama sekolah dari rumah. Beberapa memiliki perasaan positif yaitu senang (8,60%) dan juga netral (0.64%). Perasaan negatif disebabkan oleh berkurangnya interaksi tatap muka dengan guru dan teman, lebih banyak tugas yang diberikan, gangguan internet, dan banyaknya distraksi di rumah. Hal ini perlu dipertimbangkan untuk mencegah masalah psikologis yang lebih parah pada remaja sebagai dampak dari kegiatan belajar dari rumah. COVID-19; Kondisi psikologis; Remaja