1 DIFERENSIASI WANDA-WANDA ARJUNA GAGRAK SURAKARTA DALAM PENGUKURAN DAN PERHITUNGAN SECARA MATEMATIS DIFFERENTATION OF SURAKARTAN ARJUNA GAGRAK EXPRESSION IN MATHEMATICAL MEASUREMENT AND CALCULATION Ratna Cahaya 1 , Yasraf A. Piliang 2 , Ira Adriati 3 , I Irfansyah 4 Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha No. 10 Lebak Siliwangi, Coblong, Bandung 1234 ratnacahaya24@gmail.com 1 , ya_piliang@yahoo.com 2 , ira.adriati@gmail.com 3 , fandkv@yahoo.co.id 4 ABSTRAK Arjuna dalam wayang kulit memiliki bentuk ekspresi (disebut dengan wanda) yang penciptaannya didasarkan pada bentuk dan posisi tubuh dan diidentifikasi dengan menggunakan rasa. Penelitian ini melangkah lebih jauh dari sekedar rasa untuk mencari diferensiasi secara terukur pada wanda-wanda Arjuna dan membaca pola dari diferensiasi tersebut. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan mengukur dan menghitung secara matematis elemen-elemen Arjuna wayang kulit. Arjuna wayang kulit dalam penelitian ini dilihat sebagai suatu struktur yang setiap elemen-elemennya terkait satu sama lain sehingga dapat diketahui diferensiasinya. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pola diferensiasi yang bersifat kontinum dari tiga yang menjadi objek penelitian, dengan wanda Kinanthi mengantarai diferensiasi wanda Kedhu yang menjadi patokan (titik awal) dan wanda Muntap yang menjadi titik akhir. Pola yang muncul ini dapat digunakan untuk memperkirakan arah penciptaan wanda berikutnya. Kata kunci: Arjuna, wayang kulit, diferensiasi, wanda ABSTRACT Arjuna in wayang kulit (shadow puppets) has various forms of expression (called wanda) created based on body shape and position and is identified using senses. This research goes further beyond mere senses in the quest for measurable differentiations of Arjuna's wanda and examines the patterns of the differentiation. This research is quantitative in term of mathematical measurement and calculation of Arjuna shadow puppet elements. Arjuna shadow puppet in this research is seen as a structure in which an element is related to one another hence identification of its differentiation. The results of the analysis show that there is a continuum pattern of differentiation of the three forms that are the object of this research, with the Kinanthi wanda mediating the differentiation of the Kedhu wanda as the benchmark (starting point) and the Muntap wanda which is the end point. This emerging pattern can be used to estimate the direction of the next wanda creation. Keywords: Arjuna, shadow play, differentiation, wanda PENDAHULUAN Beberapa tokoh utama dalam wayang kulit memiliki beberapa bentuk ekspresi yang disebut dengan wanda yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan lakon dalam pertunjukan wayang kulit. Penciptaan wanda tokoh banyak muncul dalam wayang kulit gagrak Surakarta, terutama pada tokoh Pandawa. Suwarno mencatat dalam temuannya bahwa Pandawa memiliki 107 wanda dengan 34 buah wanda di antaranya adalah wanda Arjuna (2015: 15). Penciptaan wanda Arjuna lebih sedikit daripada wanda Bima (37 buah wanda), namun terdapat konsensus yang ketat dalam menciptakan wanda Arjuna agar tidak mengubah atau menambah terlalu banyak elemen pada wanda Arjuna (Wiratama, wawancara pribadi, 15