Page 1 / 61 VOL. 3 NO.1 (2022) The Power of Dai- Dai Virtual: Peran Dakwah dalam Literasi Pesan terkait Covid 19 di Era Post Truth Sri Hadijah Arnus, Agus Prio Utomo, Subriah Mamis Institut Agama Islam Negeri Kendari hadijaharnus@gmail.com , bagus.sumbor@gmail.com, subriamamis@gmail.com Abstrak Fakta dan hoax berita tentang covid-19 banyak bertebaran di media. Hal tersebut menimbulkan kepanikan dan kebingungan khalayak. Di tengah kegalauan khalayak terhadap simpang siurnya informasi, di sisi lain sosok da’i atau “opinion leader virtual” kerap memberikan pandangan terhadap topik yang beredar di masyarakat maupun media sosial dari sudut pandang Islam, melalui dakwah yang mereka sampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana peran dai-dai virtual dalam memberikan literasi terhadap khalayak terkait pesan-pesan Covid 19 di media sosial. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Baruga Kota Kendari. Kriteria informan yaitu berada pada rentang umur 17-30 tahun, pengguna media sosial, serta sering mengakses ceramah agama dari media sosial baik youtube, Instagram dan facebook. Berdasarkan hasil penelitian bahwa dai-dai virtual yang paling banyak memberikan literasi terhadap pesan terkait Covid 19 adalah Ustadz Das’at Latief, Ustadz Somad dan Aa Gym. Ustadz Das’at Latif relatif sering tampil untuk memberikan penjelasan terkait Covid 19, baik di media mainstream maupun di media virtual, bahkan Kemenkes menggunakan beliau dalam iklan layanan masyarakat untuk Covid 19. Gaya Bahasa yang diselingi dengan humor, menggunakan gaya berbicara khas orang Sulawesi menjadikan khalayak lebih mudah memahami penjelasan para dai dalam mengulas masalah Covid 19 yang ditinjau dari sudut pandang Al Quran dan Hadis. Di tengah krisis kepercayaan masyarakat tentang informasi yang beredar di masyarakat, terdapat kekuatan lain yang dapat memberikan pemahaman tersebut yaitu the power of dai- dai virtul. Kata Kunci: Covid 19; Dakwah; Dai Virtual; Post Truth Abstract Facts and news hoaxes about Covid-19 are widely scattered in the media. This creates panic and confusion in the audience. In the midst of public confusion about the confusion of information, on the other hand the figure of a preacher or "virtual opinion leader" often provides views on topics circulating in society and social media from an Islamic point of view, through the da'wah they convey. This study aims to examine the role of virtual dai-dai in providing literacy to the public regarding Covid 19 messages on social media. This type of research is descriptive qualitative. Data collection was done by interview method. This research was conducted in Baruga District, Kendari City. The criteria for informants are in the age range of 17-30 years, social media users, and often access religious lectures from social media such as YouTube, Instagram and Facebook. Based on the results of the study, the virtual dai-dai who gave the most literacy to messages related to Covid 19 were Ustadz Das'at Latief, Ustadz Somad and Aa Gym. Ustadz Das'at Latif relatively often appears to give explanations regarding Covid 19, both in mainstream media and in virtual media, even the