l-Midad : Jurnal PGMI p-ISSN 2087-8389 e-ISSN 2656-4289 website : http://journal.uinmataram.ac.id/index.php/elmidad Vol. 13 No. 1 Juni 2021 p. 15-27 email : elmidadpgmi@uinmataram.ac.id Copyright © el-Midad : Jurnal PGMI 2021 15 ANALISIS PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI DALAM PERSPEKTIF STRENGT, WEAKNESS, OPPORTUNITIES, THREATS (SWOT): STUDI DI SD NEGERI 42 AMPENAN Nurhandayani Hasanah 1 , M. Sobry 2 , dan Erna Anggraini 3 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Mataram Email: 1 nurhandayani929@gmail.com, 2 m.sobrysutikno@uinmataram.ac.id , 3 Ernaanggraini@uinmataram.ac.id Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya virus covid-19 yang mengakibatkan seluruh negara untuk lockdown, sehingga langkah pemerintah untuk tidak meluasnya penyebaran virus covid-19 ini terutama dalam bidang pendidikan yaitu menerapkan pembelajaran daring. Penelititian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam tentang pembelajaran daring dalam dunia pendidikan dengan memaknai apa kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman atau dengan analisis strength, weaekness, opportunities, dan threats (SWOT) pada masa pandemi di SD Negeri 42 Ampenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua SDN 42 Ampenan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran daring di SD Negeri 42 Ampenan dalam perspektif strength, weaekness, opportunities, dan threats memiliki 1) Strengt (kekuatan): pertama guru lebih kreatif dalam menyampaikan materi dan dapat memilih model serta metode yang menarik guna dapat terlaksana tujuan pembelajaran. Kedua kemampuan guru, peserta didik dan orang tua meningkat dalam menggunakan teknologi . Ketiga proses pembelajaran daring yang dapat diakses di mana saja dan kapan saja, serta memberikan tambahan referensi pembelajaran sebagai pembanding dan meningkatkan kemampuan. 2) Weakness (kelemahan): pertama kurangnya sarana dan prasarana bagi peserta didik, kedua kemampuan sebagian anak tidak maksimal dalam belajar, ketiga kurangnya pengawasan orang tua terhadap anak. 3) Opportunities (peluang): pertama, membangun sikap aktif bertanya dan kritis dalam diri peserta didik. Kedua, integrasi teknologi dengan SDM (guru dan peserta didik) yang memberikan serta menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 4) Threats (ancaman): pertama kesehatan anak terganggu karena kecanduan bermain gadget, kedua pergeseran cara pandang belajar. Ketiga, tidak optimalnya sistem pengajaran guru. Kata Kunci: Pembelajaran daring, SWOT, Covid-19 PENDAHULUAN Sejarah baru dalam tatanan dunia berubah di akhir Tahun 2019 akibat munculnya wabah virus Covid-19 atau istilah dikenal dengan virus Corona. Virus Corona muncul di Negara Tirai bambu (Cina) tepatnya Kota Wuhan. Asal usul tersebut disebabkan karena kebiasaan masyarakat mengkonsumsi makanan terbilang ekstrem yaitu kelelawar. Sebagaimana dalam penelitian sebelumnya juga menekankan pada penularan virus Corona yang utama yaitu kelelawar yang ditularkan ke manusia. Virus Corona dapat menyebar lewat tetesan cairan yang keluar dari mulut melalui udara ketika seseorang berinteraksi dan saat batuk atau bersin dengan tidak menutup mulutnya bukan hanya lewat udara namun sentuhan atau jabat tangan juga dapat menyebabkan