Jurnal Akuntansi Universitas Jember Vol. 19 No. 1 (2021) Aprillianto dan Wardhaningrum. Pandemi Covid-19: Lebih Baik................................................... 23 PANDEMI COVID-19: LEBIH BAIK MENAMBAH UTANG ATAU EKUITAS? PANDEMIC COVID-19: WOULD IT BE BETTER INCREASING DEBT OR EQUITY? Bayu Aprillianto bayu_aprillianto@unej.ac.id Universitas Jember Oktaviani Ari Wardhaningrum oktaviani.ariw@unej.ac.id Universitas Jember ABSTRACT Covid-19 Pandemic has caused massive changes. Lockdown policy set by the government has huge impact on the economy. Many companies must suffer losses, even have to declare bankruptcy. Company is no longer being able to rely on internal funding to finance its business due to limited operational activity. The company is faced with a choice of external funding decisions, that is increasing debt (on liability side) or issue shares (on the equity side). This study aims to examine the effect of debt-dominated capital structure on financial performance during the pandemic. This research conducted on 121 companies from consumer non-cyclicals, transportation & logistic, and banking sector listed on Indonesia Stock Exchange. The result shows that debt-dominated capital structure positively affects financial performance during the pandemic. Further testing through robustness test shows that companies with debt-dominated capital structure only have positive effect on financial performance. Meanwhile, companies with equity- dominated capital structure only have no significant effect. Keywords: debt, equity, financial performance, pandemic ABSTRAK Pandemi Covid-19 menyebabkan perubahan yang sangat masif. Kebijakan lockdown yang dilakukan oleh pemerintah memberikan dampak yang sangat besar bagi perekonomian. Banyak perusahaan yang harus mengalami kerugian, bahkan harus mengumumkan kebangkrutan. Kegiatan operasional perusahaan yang terbatas mengakibatkan perusahaan tidak lagi dapat mengandalkan pendanaan internal untuk membiayai usahanya. Perusahaan dihadapkan pilihan keputusan pendanaan eksternal, yaitu menambah utang (di sisi liabilitas) atau menerbitkan saham (di sisi ekuitas). Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh struktur modal dominan utang terhadap kinerja keuangan di masa pandemi. Pengujian dilakukan ke 121 perusahaan dari perusahaan sektor barang konsumen non- primer, transport dan logistik, dan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal dominan utang berpengaruh positif pada kinerja keuangan di masa pandemi. Pengujian lebih lanjut melalui robustness test menunjukkan bahwa sampel perusahaan dengan struktur modal dominan utang saja menunjukkan hasil berpengaruh positif pada kinerja keuangan, sedangkan pada sampel perusahaan dengan struktur modal dominan ekuitas saja menunjukkan hasil tidak signifikan. Kata kunci: ekuitas, kinerja keuangan, pandemi, utang