EFISIENSI JUMLAH STASIUN HUJAN UNTUK ANALISIS HUJAN TAHUNAN DI PROVINSI JAWA TENGAH DAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Asal Izmi asalizmi@gmail.com M. Pramono Hadi mphadi@yahoo.com ABSTRACT High grade of rainfall data can be obtained by periodical and guarded monitoring. Rainfall data recorded from rainfall stations are depended on the conditions of the tools and distributions. The more rainfall stations are available, the more detail rainfall data can be recorded. There are many considerations of the placement of rainfall stations, one of them is budget or cost. So the numbers of rainfall station are needed to be calculated. The objectives of this research: 1) To examine the spatial variations of annual rainfall in Jawa Tengah and DIY, 2) To determine the efficiency of rainfall station distributions in Jawa Tengah and DIY. The method used to determine the spatial distributions of rainfall was isohyet, while Kagan-Rodda was used to calculate the efficiency of rainfall stations distributions. There were maldistributions of rainfall in Jawa Tengah and DIY. West region had higher rainfall while Boyolali was rain shadow area. The rainfall stations distribution are also spread unwell. Kagan-Rodda modeling was used to determine the effective placement and numbers of rainfall stations. As the results, 118 rainfall stations are needed in every 17.27 km 2 by the alignment error 0.2% and interpolation errors 2.3%. Some rainfall stations had worked effective but there were some areas with too much rainfall station for homogeneous rainfall variations. The rainfall stations needed to record annual rainfall are not so many. Key word: DIY, Jawa Tengah, Kagan-Rodda, Elevation, Rainfall Station ABSTRACT Data curah hujan yang baik dapat diperoleh dari hasil perekaman yang dijaga dan selalu dipantau. Rekaman data stasiun hujan dipengaruhi oleh kondisi stasiun hujan dan persebarannya. Semakin banyak keberadaan stasiun hujan maka semakin detail data curah hujan yang terekam. Dalam pemasangan stasiun hujan terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan, yaitu biaya. Oleh karena itu, pemasangan stasiun hujan harus efektif. Tujuan dari penelitian ini; (1) Mengetahui persebaran keruangan hujan di Provinsi Jawa Tengah dan DIY (2) Mengetahui efisiensi sebaran stasiun hujan di Provinsi Jawa Tengah dan DIY. Metode yang dilakukan untuk mengetahui persebaran keruangan hujan adalah isohyet sedangkan untuk mengetahui konsistensi sebaran stasiun hujan menggunakan Kagan-Rodda. Kondisi curah hujan wilayah Jawa Tengah dan DIY tidak merata. Wilayah barat memiliki curah hujan yang lebih tinggi sedangkan wilayah timur merupakan daerah bayangan hujan. Hasil perhitungan Kagan-Rodda yang dipakai adalah jumlah 118 stasiun dengan jarak antar simpul 17,27 km 2 , kesalahan perataan 0,2% dan kesalahan interpolasi 2,3%. Terdapat beberapa stasiun yang tetapi ada beberapa daerah yang kurang efisien karena terlalu banyak stasiun hujan untuk curah hujan yang homogen. Untuk penentuan hujan tahunan, jumlah stasiun yang terpasang sebaiknya tidak terlalu banyak. Kata Kunci: DIY, Jawa Tengah, Kagan-Rodda, Ketinggian, Stasiun Hujan