Halaman | 683 ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH (Suatu Kasus di Desa Karyamukti Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis) Oleh : Reni Herliani 1 , Dedi herdiansah Sujaya 2 , Cecep Pardani 2 1 Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Galuh 2 Dosen Fakultas Pertanian Universitas Galuh Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: 1) Besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani padi sawah per hektar per satu kali proses produksi di Desa Karyamukti Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis. 2) R/C usahatani padi sawah per hektar per satu kali proses produksi di Desa Karyamukti Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode survai dengan mengambil kasus di Desa Karyamukti Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis. Jumlah petani yang diijadikan responden diambil sebanyak 30 petani, yaitu 30 persen dari jumlah anggota populasi 101 orang petani dengan menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Rata-rata biaya yang dikeluarkan dalam usahatani padi per hektar per satu kali proses produksi sebesar Rp. 2.016.588,97, dan penerimaan sebesar Rp. 5.383.840, sehingga diperoleh pendapatan sebesar Rp. 3.367.251,03. 2) Besarnya nilai R/C usahatani padi sawah per hektar per satu kali proses produksi adalah 2,67. Artinya dari setiap Rp. 1,00 biaya yang dikeluarkan maka diperoleh penerimaan sebesar Rp. 2,67, sehingga memperoleh pendapatan sebesar Rp. 1,67. Kata Kunci : Usahatani, Padi, Bajarsari PENDAHULUAN Latar Belakang Indonesia merupakan negara agraris, dimana sektor pertanian memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya penduduk atau tenaga kerja yang hidup atau bekerja di sektor pertanian dan produk nasional berasal dari pertanian. Program pembangunan pertanian diarahkan untuk dapat memberikan pelayanan yang prima pada petani, sehingga dapat menumbuhkan kesadaran bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan pertanian (Rahim dan Hastuti, 2007). Dengan kata lain komoditas pertanian merupakan sumber pangan bagi manusia yang akan memberikan gizi yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan kesehatan manusia (Sutanto, 2012). Kabupaten Ciamis merupakan salah satu sentra produk padi yang ada di Provinsi Jawa Barat. Adapun luas panen, produksi dan produktivitas padi di Kabupaten Ciamis (Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Ciamis, 2015). Identifikasi Masalah Bedasarkan uraian pada latar belakang, maka dapat diidentifikasikan beberapa masalah penelitian sebagai berikut : 1. Berapa besar biaya , penerimaan, dan pendapatan usahatani padi sawah per hektar per satu kali proses produksi di Desa Karyamukti Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis ? 2. Berapa R/C usahatani padi sawah per hektar per satu kali proses produksi di Desa Karyamukti Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis ? Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah metode survai dengan mengambil kasus di Desa Karyamukti Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis. Metode survei digunakan untuk mendapatkan data dari tempat tertentu yang alami, dengan cara melakukan perlakuan dalam pengumpulan data, misalnya dengan mengedarkan kuesioner, test, wawancara terstruktur dan sebagainya (Sugiyono, 2007). Operasionalisasi Variabel Untuk mempermudah dan memperjelas pemahaman dalam penelitian ini, maka variabel-variabel yang diamati dan berhubungan dengan penelitian ini dioperasionalisasikan sebagai berikut: 1. Satu kali musim tanam adalah mulai dari persiapan penanaman benih padi sampai dengan padi siap dipasarkan selama 4 bulan.