103 Indonesian Journal of History Education, 6 (1), 2018: p.103-114 E-ISSN: 2549-0354; P-ISSN: 2252-6641 Implementasi Pendidikan Multikultural pada Pembelajaran Sejarah Bermuatan Materi Sejarah Kontroversi di SMA Negeri 5 Semarang Meilatia Kartikasari, Cahyo Budi Utomo, Syaiful Amin Jurusan Sejarah, Universitas Negeri Semarang, Semarang-Indonesia ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan konten pendidikan multikultural pada materi sejarah kontroversi, (2) menjelaskan pelaksanaan pendidikan multikultural pada materi bermuatan sejarah kontroversi oleh guru mata pelajaran sejarah, (3) mendeskripsikan respon siswa terhadap pelaksanaan pendidikan multikultural pada mata pelajaran sejarah bermuatan isu kontroversi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi pada SMA Negeri 5 Semarang. Informan dalam penelitian ini adalah guru, waka kurikulum, dan siswa dari sekolah tersebut. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dan penyaj- ian data yang digunakan merupakan analisis terstruktur dan spesifik. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembela- jaran yang dibuat oleh guru sejarah di SMA N 5 Semarang sudah mencantumkan mengenai pendidikan multikultural meskipun dalam kurikulum, belum dicantumkan secara tersurat. Siswa dan guru, mayoritas sudah memahami pentingnya pendidikan multikultural dan kaitannya dengan mata pelajaran sejarah ber- muatan materi sejarah kontroversi. Kata kunci: pendidikan multikultural, isu kontroversial, pembelajaran sejarah ABSTRACT The purpose of this research is (1) to describe the content of multicultural education on controversial his- torical material. 2) to explain the implementation of multicultural education on controversial history con- tent material by teacher of history subjects, (3) to describe response toward the implementation of multi- cultural education on history subjects with controversial issues. This research uses qualitative method with phenomenology approach at SMA Negeri 5 Semarang. Informants in this study were teachers, waka kuriku- lum, and students from the school. In this research, data collection technique is done by observation inter- view and documentation. Analysis and presentation of data used is structured and specific analysis. Tech- nique of examination of data validity using triangulasi technique and source. The results showed that the learning planning made by the history teacher in SMA Negeri 5 Semarang has included about multicultural education although in the curriculum has not been written explicitly. Students and teachers, the majority already understand the importance of multicultural education and its relation to historical subject of con- tested historical material controversy. Key words: multicultural education, controversial issues, history learning Korespondensi penulis Email: sejarah@mail.unnes.ac.id