82 Jurnal SCIENTIFIC PINISI, Vol.1 No.1 Oktober 2015 STUDI TENTANG PENGARUH NANOPARTIKEL ZnO TERHADAP SOLIDIFIKASI DAN WAKTU SETTING GEOPOLIMER BERBAHAN DASAR METAKAOLIN Subaer, Nurhayati, A.Irhamsyah, Nurfadilla, Syamsidar Jurusan Fisika, FMIPA Universitas Negeri Makassar e-mail:jzubayir@yahoo.com Abstrak Telah dilakukan penelitian untuk mempelajari pengaruh nanopartikel ZnO terhadap solidifikasi dan waktu setting geopolimer berbahan dasar metakaolin. Nanopartikel ZnO disintesis melalui metode presipitasi hidrotermal kristal ZnSO 4 . Ukuran rata-rata partikel ZnO berdasarkan pengukuran dengan X-Ray Diffraction (XRD) sebesar 28 nm. Geopolimer disintesis dengan metode aktivasi alkali metakaolin dan curing pada suhu 70 o C dan dengan penambahan nanopartikel ZnO hingga 3% relatif terhadap massa metakaolin. Waktu setting terbaik yang diperoleh adalah pada penambahan ZnO sebesar 1% yakni sebesar 38 menit. Karakterisasi dengan Scanning Electron Microscope (SEM) memperlihatkan matriks geopolimer yang semakin homogen dengan bertambahnya massa ZnO. Kata Kunci: Nanopartikel Zno, Solidifikasi, Kaolin Abstract A research has been conducted to investigate the influence of ZnO nanoparticle on the solidification and setting time of geopolymer based on metakaolin. ZnO nanoparticle was synthesized by using hydrothermal precipitation of ZnSO 4 . The average size of ZnO based on X-Ray Diffraction (XRD) is 28 nm. Geopolymers were synthesized by using alkali activation of metakaolin cured at 70oC with an addition of ZnO up to 3% relative to metakaolin mass. The best time setting was found to be 38 minute by the addition of 1% ZnO. Scanning Electron Microscopy (SEM) characterization reveals that the matrix of geopolymers become more homogenous by the increase of ZnO mass. Keywords: Nanopartikel Zno, Solidification, Kaolin PENDAHULUAN Geopolimer merupakan material maju yang dapat digunakan sebagai bahan struktural seperti beton, keramik, komposit dan bahan penyekat limbah cair yang berbahaya. Pemanfaatan geopolimer berkembang pesat dikarenakan memiliki sifat yang keras, tahan terhadap cuaca, serangan zat asam dan suhu tinggi. Bahan dasar geopolimer mudah didapatkan dalam jumlah yang melimpah di permukaan bumi. Geoplimer adalah polimer anorganik yang disintesis secara geokimia dengan menggunakan bahan dasar mineral aluminasilikat (Subaer, 2012). Produk geopolimer yang disintesis dari bahan dasar kaolin atau abu terbang (fly ash) memiliki perbandingan kuat tekan dan kuat lentur yang kurang baik. Selain itu, waktu setting pasta geopolimer pada umumnya terlalu singkat untuk industry skala besar. Oleh karena itu, diperlukan material sisipan yang dapat mengatasi kedua masalah tersebut. Salah satu bahan sisipan yang bisa ditambahkan pada pasta geopolimer yaitu nanokristal atau nano partikel ZnO. ZnO sesungguhnya merupakan bahan semikonduktor golongan II-VI yang memiliki band gap yang lebar. Karena memiliki sifat yang unik maka