33 | TEKNIKA, ISSN 1410-4202 ANALISIS KINERJA JALAN MENGGUNAKAN MODEL SIMULASI LALULINTAS (KAJIAN STUDI: SEGMEN JALAN DEPAN USM) Iin Irawati 1* , Agus Muldiyanto 2 Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Semarang (USM) Jalan Arteri Sukarno Hatta – Semarang e-mail : iin.irawati5477@gmail.com ABSTRACT The generation and pull that create traffic densities in a zone are influenced by the function of the land use. Land use with the traffic system has interlocking attachments. One area that has a high level of compliance is the education area. One of the education areas which has a high density level is Semarang Universit). Traffic congestion which often causes traffic congestion, is found in the afternoon until the evening (during regular afternoon class learning activities. This research is focused on the performance of existing road segments, so the purpose of this study is to analyze road performance with the Level of Service (LOS) indicator The method chosen in the form of traffic microsimulation with VISSIM tools based on human behavior in the theory of pysco physical models by Wiedemann. From the results of simulation modeling obtained delay value at 59.10 seconds so that the road performance is at LOS E. Keywords: performance; segment; simulation; level of service ABSTRAK Bangkitan dan tarikan yang menciptaakan kepadatan lalulintas dalam suatu zona dipengaruhi oleh fungsi dari tata guna lahan (landuse). Tata guna lahan dengan sistem lalulintas memiliki keterikatan yang saling mempengaruhi. Salah satu kawasan yang memiliki tingkat kepadaatan yang tinggi adalah kawasan pendidikan. Salah satu kawasan pendidikan yang memiliki tingkat kepadatan yang cukup tinggi adaalah Universitas Semarang (USM). Kepadatan lalulintas yang sering menyebabkan kemacetan, dijumpai pada sore hari sampai malam hari (saat kegiatan belajar kelas reguler sore. Penelitian ini difokuskan pada performa segmen jalan yang ada, sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja jalan dengan indikator Level of Service (LOS). Metode yang dipilih berupa mikrosimulasi lalulintas dengan alat bantu VISSIM yang berbasis perilaku manusia dalam teori pysco physical models oleh Wiedemann. Dari hasil pemodelan simulasi diperoleh nilai tundaan saat macet 59.10 detik sehingga kinerja jalan berada pada LOS E. Kata kunci : kinerja; segmen; simulasi; tingkat pelayanan jalan PENDAHULUAN Tata guna lahan (land use) adalah suatu upaya dalam merencanakan penggunaan lahan dalam suatu kawasan yang meliputi pembagian wilayah untuk pengkhususan fungsi- fungsi tertentu (Wendika et.al, 2012). Dalam suatu fungsi tata guna lahan akan tercipta suatu bangkitan dan tarikan dalam suatu zona. Pergerakan manusia yang merupakan akibat dari sistem aktifitas yang saling berhubungan dari satu tempat dengan tempat lain, selalu dikaitkan dengan pola hubungan antara distribusi spasial dengan tata guna lahan yang terdapat di suatu wilayah (Akbardin, 2013). Salah satu kawasan yang memiliki bangkitan dan tarikan cukup tinggi adalah kawasan pendidikan. USM merupakan salah satu kawasan pendidikan yang terletak di jalan arteri Sukarno Hatta. Karena memiliki letak yang strategis, maka USM menjadi salah satu kawasan yang memiliki bangkitan dan tarikan yang tinggi. Jumlah mahasiswa USM yang melebihi 14.000 orang, juga merupakan faktor tingginya bangkitan dan tarikan di kawasan tersebut. Tingginya bangkitan dan tarikan tersebut memberikan dampak terhadap kondisi di sekitar kampus. Dampak yang ditimbulkan karena adanya ketidakseimbangan antara jumlah kendaraan dan prasarana adalah kemacetan lalulintas (Irawati, 2017). Sedangkan Hidayat et.al, 2011; brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Universitas Semarang Jurusan: SIJALU - Sistem Informasi Jurnal Ilmiah USM