PENGARUH KONDISI KEUANGAN PERUSAHAAN, KUALITAS AUDIT DAN OPINION SHOPPING TERHADAP PENERIMAAN OPINI GOING CONCERN Syamsuri Rahim 1 1 Fakultas Ekonomi Universitas Muslim Indonesia, Sulawesi Selatan, Indonesia email: syamsurirahim@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kondisi keuangan perusahaan, kualitas audit dan opinion shopping, terhadap opini going concern. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2014. Populasi penelitian ini sebanyak 132. Sampel penelitian berjumlah 28 yang dipilih dengan metode purposive sampling perusahaan dengan periode pengamatan 3 (tiga) tahun. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi keuangan, kualitas audit dan opinion shopping berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern. Kata kunci : Opini going concern, kondisi keuangan, kualitas audit, opinion shopping THE EFFECT OF COMPANY’S FINANCIAL CONDITION, THE AUDIT QUALITY AND SHOPPING OPINION TOWARDS THE ACCEPTANCE OF GOING CONCERN AUDIT OPINION ABSTRACT This study aims to examine the effect of the company’s financial condition, the audit quality and shopping opinion towards the acceptance of going concern audit opinion. The samples used in this research are manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange in 2012-2014. The population of this study is 132. The samples used are 28 companies selected by random sampling method during the observation period of 3 (three) years. Data was analyzed using logistic regression analysis model. The results show that the financial condition, audit quality and opinion shopping significantly influence the acceptance of going concern audit opinion. Keywords: Going concern audit opinion, financial condition, audit quality, opinion shopping DOI : https://doi.org/10.24843/JIAB.2016.v11.i02.p02 PENDAHULUAN Kelangsungan usaha selalu dikaitkan dengan kemampuan manajemen dalam mengelola perusahaan. Pada saat kondisi ekonomi suatu entitas tidak pasti, auditor diharapkan memberikan early warning kepada para investor akan kegagalan keuangan perusahaan. Auditor juga dapat memberikan opini audit going concern jika ada keraguan suatu entitas dalam menjalankan usahanya. Opini going concern merupakan asumsi dalam pelaporan keuangan suatu entitas sehingga jika suatu entitas mengalami kondisi yang berlawanan dengan asumsi kelangsungan usaha, maka entitas tersebut dimungkinkan mengalami masalah untuk survive. Sekalipun tujuan audit bukan untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan, auditor memiliki tanggung jawab menurut SAS (AU 341) untuk mengevaluasi apakah perusahaan mempunyai kemungkinan untuk bertahan (Arens, 2008). Dengan kata lain, auditor bertanggung jawab untuk mengevaluasi apakah terdapat kesangsian besar terhadap kemampuan entitas dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam waktu tidak lebih dari satu tahun sejak tanggal laporan keuangan yang sedang diaudit (SPA 570; 2012) Laporan audit dengan modifikasi going concern menunjukkan suatu indikasi bahwa terdapat risiko Rahim, Pengaruh Kondisi .... 75 p-ISSN 2302-514X e-ISSN 2303-1018