Jurnal Analis Kebijakan | Vol. 1 No. 2 Tahun 2017 EVALUASI PERAN KOMITE PENJAMIN MUTU (KPM) DALAM MANAJEMEN KUALITAS MUTU PENYELENGGARAAN DIKLAT PRAJABATAN DAN KEPEMIMPINAN EVALUATION OF THE ROLE OF QUALITY ASSURANCE COMMITTEE IN PRE SERVICE AND LEADERSHIP TRAINING QUALITY ASSURANCE MANAGEMENT Siti Tunsiah, S.IP Lembaga Administrasi Negara Abstrak Diklat merupakan salah satu upaya pengembangan kompetensi yang dilakukan untuk mengisi kesenjangan kompetensi yang dimiliki Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam melaksanakan tugas dan fungsi jabatannya. Untuk itu penyelenggaraan Diklat mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi harus dipastikan sesuai dengan pedoman penyelenggaraan baik secara substantif maupun administratif, dengan harapan tujuan penyelenggaraan Diklat untuk memenuhi kesenjangan kompetensi dapat tercapai. Peran Komite Penjamin Mutu (KPM) merupakan salah satu unsur yang dapat dimanfaatkan dalam mengawal penyelenggaraan Diklat sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai KPM. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh Pusat Pengembangan Program dan Pembinaan LAN terhadap beberapa Lembaga Diklat, diperoleh data bahwa peran KPM belum dilakukan secara maksimal, KPM hanya sebatas diikutkan pada kegiatan rapat-rapat penyelenggaraan saja, belum kepada pelibatan pembuatan standar mutu baku penyelenggaraan Diklat yang dapat berupa petunjuk teknis penyelenggaraan ataupun Standar Operating Prosedur (SOP) kegiatan penyelenggaraan Diklat, pembuatan instrumen evaluasi penyelenggaraan atau bahkan evaluasi pasca pelatihan. Untuk itu, peran KPM harus dapat dimaksimalkan kembali, terutama pada saat melakukan monitoring dan evaluasi pasca Diklat sehingga Lembaga Diklat memiliki dan menyajikan data kualitas lulusan Diklat untuk membantu meningkatkan hasil diklat. Kata Kunci: diklat, Komite Penjamin Mutu, kualitas diklat Abstract Training is one of competence development efforts to fill competency gap of State Civil Apparatus(ASN) in performing duties and function of particular position. To achieve training objective, training management, starting from planning to evaluation, must be in accordance with the implementation guidelines. Quality Assurance Committee (KPM) is one of the elements that can be utilized to oversee training implementation. Based on the results of monitoring and evaluation conducted by the Center for Training Program Development and Fostering, KPMs in some training centers have not performed well. KPMs were not involved in developing quality standards, such as through developing training evaluation instruments and post training evaluation. therefore, KPMs should improve their role as training quality assurance, particularly in conducting post-training monitoring and evaluation in order to obtain data on the quality of training graduates to help the institution meet the training objective. Keywords : training, Quality Assurance Committee, training quality