Litera Jurnal Bahasa Dan Sastra 2017 ISSN 2442-6865 E-ISSN 2548-7639 Vol. 3 No. 1. Januari 2017 31 EXPLICITATION AND IMPLICITATION IN THE LITERATURE TRANSLATION FOR CHILDREN Ni Made Diana Erfiani Universitas Dhyana Pura ABSTRACT This paper aims at investigating the occurrence of explicitation and implicitation in literary translation especially for children. The analysis focuses on determining the criteria, comparing the degree of the two concepts, and finding the types of explicitation . The object to be investigated is a unidirectional parallel corpora of literature translation namely English Fairy Tale Vivia’s Undersea Adventure with its Indonesian translation Petualangan Vivia di Bawah Laut . The result of the analysis shows that in terms of criteria, literature translation for children shows slightly higher degree in explicitation compared with implicitation. The insignificant degree of differentiation between the two concepts indicates that they occur as a “twin concept” that cannot be separated one another. It also deals with the feature of translation situation which tends to explicate implicit messages in translation processes in order to make it easier to comprehend. In terms of type of explicitation, the analysis reveals that there are three types of explicitation occur in the literary translation for children namely obligatory, optional, and pragmatic types of explicitation. Keywords: explicitation, implicitation, twin concept, children literature ABSTRAK Tulisan ini bertujuan untuk menyelidiki kemunculan konsep eksplisitasi dan implisitasi pada terjemahan sastra terutama untuk anak-anak. Analisis berfokus pada penentuan kriteria, perbandingan tingkat kemunculan kedua konsep, serta penentuan tipe eksplisitasi karya terjemahan. Obyek yang diteliti adalah korpora paralel searah karya sastra dalam bahasa Inggris yaitu dongeng yang berjudul Vivia’s Undersea Adventure yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia Petualangan Vivia di Bawah Laut. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam hal kriteria, hanya terdapat sedikit perbedaan antara tingkat kemunculan ekslpisitasi dan implisitasi dalam terjemahan karya sastra anak-anak. Perbedaan yang tidak signifikan menunjukkan bahwa eksplisitasi dan implisitasi merupakan “konsep kembar” yang tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya. Hal ini terkait pula dengan fitur terjemahan yang cenderung menunjukkan upaya untuk menjelaskan pesan yang masih implisit sehingga teks lebih mudah untuk dipahami. Dalam hal tipe, hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat tiga tipe eksplisitasi dalam terjemahan sastra anak-anak yaitu obligatori, opsional, dan pragmatik. Kata kunci: eksplisitasi, implisitasi, konsep kembar